Seprianda, Jaja (2026) Pengaruh Edukasi Self Care Management Terhadap Pengelolaan Kemandirian dan Risiko Kardiometabolik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Belimbing Kota Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version Download (467kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (349kB) |
|
|
Text (Bab 7 Penutup)
BAB 7 PENUTUP.pdf - Published Version Download (289kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (414kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi kardiometabolik jika tidak dikelola dengan baik. Rendahnya kemampuan perawatan diri pasien menjadi salah satu penyebab buruknya pengendalian penyakit. Edukasi self care management dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian pasien dalam mengelola diabetes. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi self care management terhadap pengelolaan mandiri diabetes dan risiko kardiometabolik pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Belimbing Kota Padang. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 17 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Diabetes Self Management Questionnaire (DSMQ) serta pengukuran gula darah puasa, tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT), dan lingkar pinggang sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pengelolaan kemandirian dengan median skor dari 19,00 menjadi 36,00. Selain itu, terjadi penurunan signifikan gula darah puasa dengan mean difference 28,706 (p=0,000), tekanan darah sistolik dari 141,24 mmHg menjadi 123,82 mmHg dan diastolik dari 79,47 mmHg menjadi 71,06 mmHg, IMT dari 24,00 kg/m² menjadi 22,00 kg/m², serta lingkar pinggang dari 94,35 cm menjadi 84,71 cm. Edukasi self care management efektif meningkatkan pengelolaan mandiri diabetes dan menurunkan risiko kardiometabolik. Temuan ini menunjukkan pentingnya penerapan rutin edukasi self care management di pelayanan kesehatan primer untuk meningkatkan kemandirian pasien dan mencegah komplikasi kardiometabolik. Kata Kunci : diabetes melitus tipe 2, pengelolaan kemandirian, risiko kardiometabolik, self care management.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. dr. Susmiati,, M.Biomed; Ns. Yuanita Ananda, S.Kep, M.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | diabetes melitus tipe 2; pengelolaan kemandirian; risiko kardiometabolik; self care management |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | S1 Keperawatan Keperawatan |
| Date Deposited: | 17 Apr 2026 04:07 |
| Last Modified: | 17 Apr 2026 04:07 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/523088 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]