Pengaruh Pijat Endorphin Terhadap Intensitas Nyeri Pada Ibu Bersalin Spontan: Scoping Review

Savira, Friska (2026) Pengaruh Pijat Endorphin Terhadap Intensitas Nyeri Pada Ibu Bersalin Spontan: Scoping Review. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (272kB)
[img] Text (BAB 1 (Pendahuluan))
BAB 1 (Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (248kB)
[img] Text (BAB Akhir (Penutup))
BAB Akhir (Penutup).pdf - Published Version

Download (175kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (245kB)
[img] Text (Tugas Akhir fulltext)
Tugas Akhir fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Nyeri persalinan disebabkan karena kontraksi uterus, proses pembukaan serviks dan penurunan kepala janin yang menimbulkan ketidaknyamanan baik secara fisik maupun psikologis ibu. Upaya untuk menurunkan nyeri persalinan dapat dilakukan dengan penatalaksanaan non farmakologi yaitu melalui pijat endorphin yang tidak memiliki efek samping. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pijat endorphin terhadap intensitas nyeri pada ibu bersalin. Penelitian ini merupakan literatur review dengan metode scoping review yang dilaksanakan pada bulan Mei 2025 sampai Februari 2026. Pencarian literatur melalui database PubMed, Sciencedirect, Garuda dan Google Scholar. Analisis data dilakukan dengan analisis tematik. Artikel diseleksi sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, dimasukkan ke dalam diagram alir PRISMA-ScR, sehingga diperoleh 23 artikel yang dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pijat endorphin terbukti efektif dalam menurunkan nyeri persalinan. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya perbedaan yang signifikan rata-rata intensitas nyeri pada ibu bersalin sebelum dan sesudah dilakukan pijat endorphin. Temuan ini mendukung penggunaan pijat endorphin sebagai alternatif metode nonfarmakologis dalam membantu mengelola nyeri persalinan. Disimpulkan pijat endorphin berpengaruh dalam menurunkan intensitas nyeri pada ibu bersalin. Umumnya pijat endorphin dilakukan selama 15-30 menit dengan adanya pengulangan yang bermanfaat bagi ibu dalam meningkatkan relaksasi, mengurangi kecemasan sehingga membuat ibu lebih nyaman dalam proses persalinannya. Selain itu, membantu tenaga kesehatan, khususnya bidan dalam memberikan asuhan nonfarmakologis yang aman serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan persalinan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ulfa Farrah Lisa, SST.,M.Keb; Dr. Hasmiwati, M.Kes
Uncontrolled Keywords: Nyeri Persalinan; Pijat Endorphin; Terapi Pijat Dalam Persalinan; Efek
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan
Depositing User: S1 Kebidanan Kebidanan
Date Deposited: 16 Apr 2026 07:51
Last Modified: 16 Apr 2026 07:51
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522931

Actions (login required)

View Item View Item