Evaluasi Penerapan Good Manufacturing Practices (Gmp) Dan Sistem Jaminan Halal (Sjh) Menggunakan Gap Analysis Pada Usaha Kue Bu Ana Sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing Ikm

Conita, Azahra Prety (2026) Evaluasi Penerapan Good Manufacturing Practices (Gmp) Dan Sistem Jaminan Halal (Sjh) Menggunakan Gap Analysis Pada Usaha Kue Bu Ana Sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing Ikm. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (66kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (188kB)
[img] Text (BAB Akhir)
BAB Akhir.pdf - Published Version

Download (22kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (88kB)
[img] Text (Tugas Akhir full text)
Tugas Akhir full text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Keamanan pangan dan jaminan halal merupakan aspek penting dalam industri pangan karena berkaitan langsung dengan mutu, keamanan, dan kehalalan produk yang dikonsumsi masyarakat. Pada sektor Industri Kecil Menengah (IKM), khususnya industri pangan skala rumah tangga, penerapan sistem keamanan pangan dan jaminan halal sering kali belum optimal akibat keterbatasan fasilitas, pengetahuan, serta dokumentasi pendukung. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kontaminasi pangan serta ketidaksesuaian terhadap standar Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sistem Jaminan Halal (SJH). Penelitian ini dilakukan pada Usaha Kue Bu Ana di Kota Padang dengan tujuan untuk menganalisis tingkat penerapan GMP dan SJH, mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi aktual dengan standar, serta merumuskan rekomendasi perbaikan yang sesuai dengan karakteristik usaha skala rumah tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan evaluatif melalui kombinasi analisis deskriptif kuantitatif dan gap analysis. Data primer diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dan pengisian checklist penilaian GMP dan SJH, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen internal usaha, Peraturan Menteri Perindustrian, serta standar HAS 23000. Pengolahan data dilakukan dengan membandingkan kondisi aktual di lapangan dengan standar ideal untuk menentukan tingkat pemenuhan dalam bentuk persentase serta mengidentifikasi kesenjangan pada setiap aspek penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan GMP pada Usaha Kue Bu Ana masih belum optimal, dengan persentase indikator sesuai sebesar 37.838%, tidak sesuai sebesar 59.459%, dan tidak berlaku sebesar 2.702%. Sementara itu, tingkat penerapan Sistem Jaminan Halal (SJH) menunjukkan persentase pemenuhan sebesar 21.429% dan tidak sesuai sebesar 78.571%. Kesenjangan ditemukan hampir pada semua aspek GMP dan SJH. Berdasarkan hasil tersebut, dirancang rekomendasi perbaikan berupa penyusunan dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta form rekaman sebagai upaya peningkatan keamanan pangan dan jaminan halal secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Ir. Nilda Tri Putri, Ph.D., IPU., ASEAN Eng.; Hary Fandeli, S.T., M.T.
Uncontrolled Keywords: Keamanan Pangan; Good Manufacturing Practices (GMP); Sistem Jaminan Halal (SJH); Industri Kecil Menengah; dan SOP
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Industri
Depositing User: S1 Teknik Industri
Date Deposited: 15 Apr 2026 03:48
Last Modified: 15 Apr 2026 03:48
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522857

Actions (login required)

View Item View Item