Fauziyyah, Hanna (2026) Posisi Pendidikan bagi Perempuan dalam Budaya Patriarki pada Novel The Girl with The Louding Voice Karya Abi Daré: Analisis Interseksionalitas oleh Kimberlé Crenshaw. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (289kB) |
|
|
Text (Bab I)
BAB I.pdf - Published Version Download (323kB) |
|
|
Text (Bab VIII)
BAB VIII (Akhir).pdf - Published Version Download (243kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (308kB) |
|
|
Text
Hanna Fauziyyah_Tesis Full.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji posisi pendidikan bagi perempuan dalam budaya patriarki pada novel The Girl with The Louding Voice karya Abi Daré yang terbit pada tahun 2020. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya karya sastra modern yang ditulis oleh penulis perempuan dengan mengangkat isu terkait ketidakadilan gender dalam budaya patriarki, khususnya di Nigeria. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengungkapkan sejauh mana karya sastra menggambarkan posisi pendidikan bagi perempuan dalam budaya patriarki dan melihat reaksi yang ditimbulkan oleh perempuan. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra dengan konsep mimesis, dan kajian feminis interseksionalitas Kimberlé Crenshaw sebagai alat analisis untuk mengungkap representasi posisi pendidikan bagi perempuan Nigeria dalam karya Daré. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karya ini memuat kritik Abi Daré tentang status pendidikan perempuan dan upaya mendapatkan pendidikan di Nigeria. Posisi pendidikan bagi perempuan direpresentasikan berada pada posisi yang sangat buruk, melalui dimarginalisasikannya pendidikan bagi perempuan. Marginalisasi ini dibuktikan dengan adanya posisi subordinatif pendidikan perempuan. Marginalisasi pendidikan perempuan diungkapkan melalui adanya pembatasan akses perolehan pendidikan bagi perempuan, terutama pendidikan formal. Pembatasan akses ini dibuktikan melalui adanya penindasan berlapis melalui identitas perempuan yang melibatkan interseksi antara gender, usia, kemiskinan, lokasi geografis, ras, dan seksualitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya resistensi perempuan dalam upaya perolehan pendidikan, yang dilakukan melalui protes untuk menyuarakan kejamnya marginalisasi dan subordinasi pendidikan perempuan. Abi Daré dengan sangat memotivasi pembaca melalui resistensi perempuan yang berbentuk pemberdayaan diri, solidaritas lintas perbedaan, dan suara perempuan. Resistensi ini terjadi difaktori oleh adanya kesadaran diri, kecerdasan, dan faktor dari lingkungan sosial dan keluarga. Penelitian ini berhasil mengungkapkan bahwa Abi Daré berhasil menggambarkan isu ketidakadilan gender, terutama di bidang perolehan akses pendidikan sebagai bentuk kritik karena adanya posisi pendidikan perempuan yang sangat buruk di Nigeria. Karya Abi Daré dan juga penelitian ini memberikan manfaat serta pesan kepada pembaca, terutama perempuan, untuk tetap mampu memperjuangkan hak-hak sebagai perempuan, terutama dalam bidang pendidikan. Kata Kunci: pendidikan perempuan, marginalisasi, kritik sastra feminis, patriarki, resistensi
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Drs. Ferdinal, M.A., Ph.D.; Drs. Diah Tyahaya Iman, M.Litt., Ph.D. |
| Uncontrolled Keywords: | pendidikan perempuan, marginalisasi, kritik sastra feminis, patriarki, resistensi |
| Subjects: | P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Budaya > S2 Susastra |
| Depositing User: | S2 Susastra Susastra |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 07:23 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 07:23 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522648 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]