Fadli, Filiandini (2026) Analisis Efektivitas Biaya Pengobatan Antiretroviral Kombinasi TLE (Tenofovir-Lamivudine-Efavirenz) dan TLD (Tenofovir-Lamivudine-Dolutegravir) Pada Pasien HIV/AIDS di RSUP Dr. M. Djamil Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (384kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (354kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (357kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (293kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Human Immunodeficiency Virus (HIV) hingga saat ini masih menjadi masalah global utama dalam lingkup kesehatan yang memerlukan terapi jangka panjang dengan biaya yang signifikan. Antiretroviral kombinasi merupakan standar pengobatan utama untuk pasien HIV/AIDS. Dengan adanya perubahan rekomendasi terapi lini pertama dari regimen berbasis efavirenz menjadi berbasis dolutegravir, diperlukan evaluasi dari aspek klinis dan ekonomi untuk mendukung pengambilan kebijakan di fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas biaya pengobatan antiretroviral kombinasi TLE (Tenofovir, Lamivudine, Efavirenz) dan TLD (Tenofovir, Lamivudine, Dolutegravir) pada pasien HIV/AIDS di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data retrospektif. Sampel yang diamati berjumlah 41 pasien rawat inap yang memenuhi kriteria inklusi penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa analisis statistik menggunakan SPSS® versi 25 dengan uji Mann Whitney dan Independent Sampel T Test serta menghitung nilai RIEB. Hasil penelitian menunjukkan 34 pasien (82,9%) menggunakan regimen TLD dan 7 pasien (17,1%) menggunakan regimen TLE. Pasien HIV/AIDS yang menggunakan regimen TLD dan TLE didominasi oleh kelompok usia dewasa, berjenis kelamin laki-laki, sebagian besar bekerja, berpendidikan menengah, dan berstatus belum menikah. Nilai RIEB dihitung dari rata-rata biaya dan rata-rata efektivitas (perubahan nilai viral load dan CD4) di dapatkan hasil sebesar Rp 7.859,53/(copies/mL) pada RIEB viral load dan Rp 5.497.740/(Sel/mm3) pada RIEB CD4. Pada diagram efektivitas biaya, kedua nilai RIEB tersebut berada pada kuadran I. Dapat disimpulkan bahwa regimen TLD memiliki efektivitas yang lebih tinggi, dengan biaya yang tinggi dibandingkan regimen TLE berdasarkan efektivitas virologis dan imunologis.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | apt. Najmiatul Fitria, M.Farm, Ph.D ; apt. Dita Permatasari, S.Farm, M.Farm. |
| Uncontrolled Keywords: | HIV; Analisis Efektivitas Biaya; TLD; TLE; RIEB; Viral load; CD4 |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S1 Farmasi Farmasi |
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 01:26 |
| Last Modified: | 10 Apr 2026 01:26 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522515 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric