Amini, Nur Afifah (2026) Hubungan Tingkat Konsumsi Kopi dengan Tingkat Stres Mahasiswa Angkatan 2022 Program Studi Kedokteran Program Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (503kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (324kB) |
|
|
Text (BAB VII)
03. BAB VII.pdf - Published Version Download (201kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (429kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Kopi banyak dikonsumsi di kalangan mahasiswa kedokteran karena kandungan kafeinnya yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa lelah. Namun, potensi pengaruhnya terhadap stres psikologis masih menjadi perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi kopi dengan tingkat stres pada mahasiswa kedokteran tingkat sarjana di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 52 mahasiswa kedokteran angkatan 2022 diklasifikasikan ke dalam kelompok konsumsi kopi rendah (n = 26) dan konsumsi sedang–tinggi (n = 26). Konsumsi kopi dinilai menggunakan kuesioner terstruktur, sedangkan tingkat stres diukur menggunakan Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21). Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok dengan konsumsi kopi rendah, sebanyak 57,7% mengalami stres dan 42,3% berada pada kondisi stres normal. Pada kelompok konsumsi sedang–tinggi, sebanyak 46,2% mengalami stres dan 53,8% memiliki kondisi stres normal. Secara keseluruhan, 51,9% responden dikategorikan mengalami stres dan 48,1% berada pada kondisi stres normal. Uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara konsumsi kopi dengan kondisi stres (p = 0,405). Kesimpulan pada penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi kopi dan kondisi stres pada mahasiswa kedokteran. Oleh karena itu, penelitian ini mengimplikasikan bahwa strategi pengelolaan stres sebaiknya lebih difokuskan pada dukungan psikologis dan perilaku koping yang sehat daripada pembatasan konsumsi kafein semata.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Elly Usman, Apt., M.Si ; dr. Mutia Lailani, M.Sc |
| Uncontrolled Keywords: | Kafein; studi potong lintang; epidemiologi; stres psikologis; mahasiswa kedokteran |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 07:29 |
| Last Modified: | 07 Apr 2026 07:29 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522283 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]