Faruqi, Sulthan Haekal (2026) Profil Penggunaan Antibiotik pada Pasien Pneumonia di Intensive Care Unit (ICU) pada Rumah Sakit Universitas Andalas. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (410kB) |
|
|
Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (666kB) |
|
|
Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (116kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pneumonia merupakan radang pada parenkim paru dengan pengisian cairan pada ruang alveolar yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus ataupun jamur pada salah satu atau kedua sisi paru-paru yang mengakibatkan kantung atau alveoli di paru-paru terdapat cairan atau nanah di dalamnya. Pneumonia menjadi salah satu penyakit infeksi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada pasien yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU). Penggunaan antibiotik yang tidak memadai dapat meningkatkan risiko resistensi antibiotik serta berdampak pada keberhasilan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan antibiotik pada pasien Pneumonia yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU) pada Rumah Sakit Universitas Andalas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain retrospektif menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien pneumonia yang dirawat di ICU Rumah Sakit Universitas Andalas pada periode Januari 2024 – Oktober 2025. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik pasien, jenis pneumonia, pola penggunaan antibiotik, serta hasil kultur dan sensitivitas pasien. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan program Microsoft Excel dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien pneumonia di ICU berjenis kelamin laki-laki dengan kelompok usia terbanyak dewasa. Jenis pneumonia yang paling banyak ditemukan adalah community-acquired pneumonia (CAP). Antibiotik yang paling sering digunakan adalah amikasin, levofloksasin dan meropenem. Bakteri penyebab infeksi terbanyak disebabkan oleh Klebsiella sp.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | apt. Yelly Oktavia Sari, M.Pharm, Ph.D ; Dr. apt. Hansen Nasif, S.Si, Sp.FRS |
| Uncontrolled Keywords: | Pneumonia; Antibiotik; ICU; Uji Kultur Bakteri; Uji Sensitivitas |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S1 Farmasi Farmasi |
| Date Deposited: | 06 Apr 2026 04:24 |
| Last Modified: | 06 Apr 2026 04:24 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/522135 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric