GAMBARAN PASIEN STROKE ISKEMIK DAN STROKE HEMORAGIK DI RSUD M. NATSIR SOLOK TAHUN 2023-2024

Aris, Abdullah Syauqi Yulson (2025) GAMBARAN PASIEN STROKE ISKEMIK DAN STROKE HEMORAGIK DI RSUD M. NATSIR SOLOK TAHUN 2023-2024. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (633kB)
[img] Text (Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Bab 6 Penutup)
bab 6.pdf - Published Version

Download (191kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Stroke merupakan masalah kesehatan global yang serius, menempati urutan kedua sebagai penyebab kematian dan penyebab kecacatan utama di seluruh dunia, dengan insiden dan prevalensi yang terus meningkat secara signifikan. Di Indonesia, prevalensi stroke juga tinggi, dan data dari RSUD M. Natsir Solok menunjukkan adanya peningkatan kasus stroke iskemik dan hemoragik dari tahun 2023 hingga 2024, yang mendasari pentingnya penelitian ini. Pengetahuan mengenai gambaran penderita stroke iskemik dan hemoragik sangat krusial untuk perbaikan strategi pencegahan dan penanganan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif retrospektif untuk megidentifikasi karakteristik penderita stroke iskemik dan hemoragik di RSUD M.Natsir Solok Sampel yang memenuhi kriteria inklusi dalam penelitian ini sebesar 859 sampel yang selanjutnya dilakukan analisis univariat. Hasil penelitian ini didapatkan kelompok pasien stroke terbanyak adalah kelompok usia ≥ 65 tahun (41,3%) dan jenis kelamin perempuan (51,7%). Faktor resiko terbanyak pada kedua jenis stroke adalah pasien dengan memiliki riwayat hipertensi (80,6%) dan tekanan darah awal hipertensi (87,4%). Pasien dengan dislipidemia lebih tinggi terjadi pada pasien stroke iskemik (59,9%) dibanding pasien stroke hemoragik (41,6%). Pasien dengan obesitas lebih tinggi pada stroke iskemik (37,9%) dibanding pada stroke hemoragik (26,6%). Faktor resiko paling sedikit adalah riwayat diabetes melitus (35,6%), hiperglikemia (25,8%), merokok (43,2%), dan riwayat atrial fibrilasi (27,7%). Lama rawatan pada pasien stroke adalah ≤ 7 hari (79,9%).

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. dr. Restu Susanti, Sp.N(K), M.Biomed
Uncontrolled Keywords: Stroke iskemik, stroke hemoragik, hipertensi, diabetes melitus, dislipidemia, obesitas, diabetes melitus, hiperglikemia, merokok, atrial fibrilasi, lama rawatan
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 14 Apr 2026 07:18
Last Modified: 14 Apr 2026 07:18
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/521343

Actions (login required)

View Item View Item