KORELASI SKOR AKTIVITAS PENYAKIT DENGAN RASIO NEUTROFIL-LIMFOSIT PADA PASIEN LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK

Aulia, Tauranisa (2026) KORELASI SKOR AKTIVITAS PENYAKIT DENGAN RASIO NEUTROFIL-LIMFOSIT PADA PASIEN LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
cover + abstract.pdf - Published Version

Download (400kB)
[img] Text (Bab 1 (Pendahuluan))
BAB 1.pdf - Published Version

Download (341kB)
[img] Text (Bab 7 (Penutup))
Penutup.pdf - Published Version

Download (283kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (316kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (22MB)

Abstract

Lupus Eritematosus Sistemik (LES) merupakan penyakit autoimun inflamasi kronis yang dipengaruhi berbagai faktor, ditandai oleh fase flare-up dan remisi serta produksi autoantibodi antinuklear dan menyebabkan kerusakan multiorgan. Rasio neutrofil-limfosit (RNL) telah mendapat perhatian sebagai penanda inflamasi yang praktis dan berpotensi mencerminkan aktivitas penyakit pada pasien LES. Tujuan studi ini guna mengevaluasi korelasi antara skor aktivitas penyakit dan rasio neutrofil-limfosit pada pasien LES. Studi ini ialah studi analitik observasional dengan desain potong lintang yang dijalankan di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Sebanyak 46 pasien LES yang memenuhi kriteria inklusi serta eksklusi diikutsertakan dalam studi ini menerapkan teknik consecutive sampling. Aktivitas penyakit dinilai menggunakan Mexican Systemic Lupus Erythematosus Disease Activity Index (MEX-SLEDAI), sedangkan nilai RNL dihitung berdasarkan hasil pemeriksaan darah lengkap yang diperoleh dari rekam medis. Uji normalitas data dilakukan menggunakan uji Kolmogorov–Smirnov, yang mengindikasikan bahwa variabel penelitian tidak terdistribusi normal. Maka dari itu, uji korelasi Spearman digunakan untuk analisis statistik Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif lemah namun bermakna antara skor aktivitas penyakit dan rasio neutrofil-limfosit (r = 0,379; p = 0,009). Skor MEX-SLEDAI yang lebih tinggi berhubungan dengan peningkatan nilai RNL, yang mencerminkan respons inflamasi.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: dr. Eka Kurniawan, Sp.PD-KR
Uncontrolled Keywords: Lupus Eritematosus Sistemik, skor aktivitas penyakit, rasio neutrofil-limfosit, MEX-SLEDAI
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 30 Jan 2026 08:14
Last Modified: 30 Jan 2026 08:14
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520232

Actions (login required)

View Item View Item