Analisis Tingkat Situation Awareness pada Remaja Pengendara Sepeda Motor di Kota Padang

Binoski, Owen (2026) Analisis Tingkat Situation Awareness pada Remaja Pengendara Sepeda Motor di Kota Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (271kB)
[img] Text (BAB I (Pendahuluan))
BAB I (Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (318kB)
[img] Text (BAB VI (Penutup))
BAB VI (Penutup).pdf - Published Version

Download (226kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (217kB)
[img] Text (Tugas Akhir fulltext)
Tugas Akhir fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Jumlah kecelakaan lalu lintas di Indonesia, khususnya pada remaja usia 17–21 tahun, terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan bermotor. Salah satu penyebab utamanya adalah rendahnya situation awareness (SA), yaitu kemampuan mengenali, memahami, dan memproyeksikan kondisi sekitar saat berkendara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat SA remaja pengendara sepeda motor di Kota Padang serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode Quantitative Analysis of Situation Awareness (QUASA) dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara terhadap remaja berusia 17–21 tahun di beberapa SMA di Kota Padang. Pengukuran SA dilakukan melalui true/false probes untuk menentukan actual accuracy dan penilaian diri (self-rating) untuk menentukan perceived accuracy, kemudian dianalisis menggunakan kerangka Signal Detection Theory guna membentuk kurva kalibrasi SA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat situation awareness remaja tergolong tinggi, dengan nilai actual accuracy sebesar 88% dan perceived accuracy sebesar 82%, yang menandakan kondisi underconfidence. Sementara itu, tingkat kewaspadaan rata-rata sebesar 65%, menunjukkan baik pada level persepsi, namun masih lemah pada level pemahaman dan proyeksi. Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya SA meliputi faktor individu, kendaraan, dan lingkungan. Rekomendasi yang diberikan berupa edukasi keselamatan lalu lintas sejak dini, pelatihan defensive driving, serta penguatan regulasi dan penegakan hukum untuk meningkatkan situation awareness remaja secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Eng Lusi Susanti,S.T.,M.Eng.
Uncontrolled Keywords: Situation Awareness; QUASA; Remaja; Kecelakaan Lalu Lintas
Subjects: T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Industri
Depositing User: S1 Teknik Industri
Date Deposited: 30 Jan 2026 02:54
Last Modified: 30 Jan 2026 02:54
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519887

Actions (login required)

View Item View Item