Ketimpangan Ekologis dalam Ekspor Batu Bara Indonesia-Tiongkok dalam Struktur Kapitalisme Global

Rinesta, Jihan Immelia (2026) Ketimpangan Ekologis dalam Ekspor Batu Bara Indonesia-Tiongkok dalam Struktur Kapitalisme Global. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover and Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (224kB)
[img] Text (Pendahuluan)
Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (282kB)
[img] Text (Penutup)
Penutup.pdf - Published Version

Download (141kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (227kB)
[img] Text (Skripsi full text)
skripsi full draft.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Perdagangan batu bara antara Indonesia dan Tiongkok merupakan salah satu relasi perdagangan komoditas energi terbesar di Asia dan berperan penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi kedua negara. Namun, peningkatan volume dan nilai ekspor batu bara tersebut juga memunculkan konsekuensi ekologis signifikan, terutama di wilayah produksi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis serta menjelaskan bagaimana ketimpangan distribusi manfaat ekonomi dan beban lingkungan terbentuk dalam struktur perdagangan global. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap laporan resmi, publikasi organisasi internasional, artikel ilmiah, serta data statistik perdagangan dan energi. Kerangka konseptual yang digunakan adalah Ecologically Unequal Exchange dengan penekanan pada dimensi equity and justice dan implikasinya terhadap pembentukan ecological debt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perdagangan batu bara Indonesia–Tiongkok merepresentasikan pola ketimpangan ekologis, di mana Indonesia menanggung kerusakan lingkungan, deforestasi, pencemaran air dan udara, serta emisi gas rumah kaca akibat aktivitas ekstraktif, sementara Tiongkok menikmati energi murah dan nilai tambah industri. Ketimpangan ini bersifat struktural, terakumulasi lintas waktu, dan tidak tercermin dalam harga batu bara, sehingga memperkuat eksternalisasi biaya lingkungan dalam kapitalisme perdagangan global. Temuan ini menegaskan bahwa relasi produsen dan konsumen energi dalam sistem ekonomi global cenderung mereproduksi ketidakadilan ekologis, sekaligus membentuk utang ekologis yang ditanggung negara pengekspor sumber daya alam demi menopang pertumbuhan dan industrialisasi negara pengimpor. Analisis ini menempatkan perdagangan batu bara sebagai proses ekonomi-politik yang sarat implikasi ekologis dan ketimpangan struktural dalam kapitalisme global kontemporer yang berkelanjutan, historis, dan berdampak lintas generasi bagi wilayah produsen di Indonesia secara jangka panjang.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Virtuous Setyaka, S.IP., M.Si ; Dian Anggraini Austin, S.IP., M.Si
Uncontrolled Keywords: Batu Bara; Kapitalisme; Ketimpangan Ekologis; Indonesia; Tiongkok; Perdagangan
Subjects: J Political Science > JZ International relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Hubungan Internasional
Depositing User: S1 Hubungan Internasional
Date Deposited: 29 Jan 2026 08:11
Last Modified: 29 Jan 2026 08:11
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519694

Actions (login required)

View Item View Item