Atikah, Atikah (2026) Representasi Kekerasan Seksual dan Relasi Kuasa (Analisis Wacana Kritis Sara Mills dalam Film Women from Rote Island). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (844kB) |
|
|
Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I.pdf - Published Version Download (362kB) |
|
|
Text (BAB V Penutup)
BAB V.pdf - Published Version Download (283kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (307kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Fix Atikah.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Women from Rote Island (2023) merupakan film yang mengangkat unsur kekerasan seksual terhadap perempuan dalam konteks masyarakat adat yang sarat dengan relasi kuasa patriarki. Permasalahan utama dalam penelitian ini ialah bagaimana kekerasan seksual direpresentasikan dalam film, serta bagaimana relasi kuasa antara laki-laki dan perempuan dibangun melalui alur cerita, karakter, dan narasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kekerasan seksual dan relasi kuasa dalam film Women from Rote Island. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis Sara Mills, yang menitikberatkan pada posisi subjek-objek serta posisi penulis-penonton dalam teks film. Analisis dilakukan terhadap 12 adegan kunci yang memuat unsur kekerasan seksual dan relasi kuasa. Untuk memperkuat analisis, penelitian ini juga menggunakan Teori Kekuasaan Michel Foucault guna menjelaskan bagaimana kekuasaan bekerja melalui tubuh, norma adat, dan pengetahuan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini merepresentasikan perempuan, terutama tokoh Martha, Bertha, dan Orpa sebagai pihak yang lebih sering ditempatkan pada posisi objek, yakni sebagai korban kekerasan, individu yang kehilangan suara, serta pihak yang dikontrol oleh keputusan sosial dan adat. Sebaliknya, tokoh lakilaki dan struktur adat tampil sebagai objek dominan yang memiliki kuasa atas tubuh, ruang gerak, dan keputusan hidup perempuan. Kekuasaan dalam film tidak hanya ditampilkan melalui kekerasan fisik, tetapi juga melalui mekanisme pendisiplinan tubuh, normalisasi adat, serta pembungkaman pengalaman korban. Penonton diposisikan untuk menyaksikan secara langusng ketimpangan tersebut, sehingga film berfungsi sebagai kritik terhadap budaya patriarki yang menormalisasi kekerasan seksual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Women from Rote Island berhasil menghadirkan kritik sosial yang kuat terhadap relasi kuasa patriarki dan sistem sosial yang tidak berpihak pada korban.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Rahmi Surya Dewi, M.Si; Rinaldi M.I.Kom |
| Uncontrolled Keywords: | Representasi; kekerasan seksual; relasi kuasa; sara mills; michel foucault |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | S1 Ilmu Komunikasi |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 02:34 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 02:34 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519010 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]