Hubungan Dukungan Sosial dan Family Resilience dengan Efikasi Diri Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis

Suhemi, Difa Aulia Anandri (2026) Hubungan Dukungan Sosial dan Family Resilience dengan Efikasi Diri Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (630kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (290kB)
[img] Text (03. BAB VII)
03. BAB VII.pdf - Published Version

Download (436kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (530kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Pada pasien penyakit ginjal yang menjalani hemodialisis, efikasi diri menjadi kunci dalam menentukan keberhasilan adaptasi terhadap pengobatan jangka panjang. Efikasi diri dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal, di antaranya adalah dukungan sosial dan family resilience. Namun, hubungan kedua faktor tersebut dengan efikasi diri masih jarang diteliti. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan sosial dan family resilience dengan efikasi diri pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RS Universitas Andalas dan RS Tk.III 3 dr. Reksodiwiryo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dengan 78 sampel pasangan pasien dan keluarga pendamping yang diperoleh melalui total sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Medical Outcomes Study Social Support Survey (MOS-SSS), Walsh Family Resilience Questionnaire (WFRQ), dan Chronic Kidney Disease Self-Efficacy (CKD-SE). Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank karena distribusi data tidak normal (p < 0,001). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara dukungan sosial dengan efikasi diri (r = 0,130, p > 0,05), sedangkan family resilience memiliki hubungan positif, signifikan, dan lebih kuat dengan efikasi diri (r = 0,404, p < 0,01). Temuan ini menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dan dukungan sosial dalam perawatan pasien hemodialisis. Perawat disarankan meningkatkan kemampuan identifikasi kebutuhan dukungan pasien, membangun komunikasi terapeutik, melibatkan keluarga dalam edukasi, serta mendorong pengembangan strategi adaptasi untuk memperkuat efikasi diri pasien dalam menjalani terapi jangka panjang.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ns. Fitri Mailani, M.Kep ; Ns. Dally Rahman, M.Kep., Sp.Kep.MB
Uncontrolled Keywords: Efikasi diri; dukungan sosial; family resilience; pasien penyakit ginjal kronis; hemodialisis; keluarga
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan
Depositing User: S1 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 27 Jan 2026 08:04
Last Modified: 27 Jan 2026 08:04
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518655

Actions (login required)

View Item View Item