Priandoko, Andre (2025) Potensi Antikanker Payudara Ekstrak Alga Merah Gracilaria compressa (C.Agardh) Greville Melalui Metabolic Profiling, Sitotoksisitas, dan Studi In Silico. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version Download (411kB) |
|
|
Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (342kB) |
|
|
Text (BAB PENUTUP)
BAB PENUTUP.pdf - Updated Version Download (331kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (326kB) |
|
|
Text (FULL TEXT TESIS)
FULL TEXT TESIS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian dengan angka kasus global mencapai 4 juta dan 509 ribu kematian pada tahun 2020. Tingginya angka ini menunjukkan perlunya pengembangan terapi yang lebih efektif terhadap kanker payudara, termasuk pendekatan kemopreventif dari agen antikanker berbasis sumber daya alam laut. Alga merah Gracilaria merupakan salah satu jenis makroalga Indonesia yang melimpah, khususnya pada spesies Gracilaria compressa. Gracilaria compressa (C.Agardh) Greville diketahui mengandung senyawa bioaktif potensial sebagai agen antikanker. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi senyawa dari ekstrak G. compressa (C.Agardh) Greville dalam pengobatan kanker payudara melalui pendekatan analisis profil senyawa metabolit sekunder, uji sitotoksisitas, dan in silico. Proses ekstraksi dilakukan dengan maserasi bertingkat menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat, dan etanol. Identifikasi senyawa metabolit sekunder dilakukan dengan LC-MS/MS, uji sitotoksisitas menggunakan metode MTT terhadap sel T47D, serta simulasi molecular docking terhadap protein target kanker payudara (PIK3CA, CDK4, CDK6, dan PARP) menggunakan AutoDock Vina. Hasil profiling mengidentifikasi 44 senyawa metabolit sekunder, dan uji sitotoksisitas menunjukkan ekstrak etil asetat dan etanol memiliki nilai IC₅₀ masing-masing 29,75 µg/mL dan 31,46 µg/mL. Senyawa metabolit sekunder seperti Devazepide, Uvaretin, dan Pheophorbide A menunjukkan afinitas pengikatan tinggi, dengan Devazepide menunjukkan afinitas −10,8 kcal/mol terhadap PARP. Evaluasi sifat farmakokinetik menunjukkan sebagian besar senyawa memenuhi aturan Lipinski’s Rule of Five. Hasil ini menunjukkan bahwa G. compressa (C.Agardh) Greville memiliki potensi yang menjanjikan sebagai sumber kandidat obat antikanker berbasis laut.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Syafizayanti, Dr. rer. nat; Mai Efdi, Prof. Dr. |
| Uncontrolled Keywords: | Gracilaria compressa; kanker payudara; T47D; metabolit sekunder; LC-MS/MS; sitotoksisitas; molecular docking |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S2 Kimia |
| Depositing User: | S2 Kimia Kimia |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 07:02 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 07:02 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517681 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric