Yasvi, Alfiyah Amatullah (2026) Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Pelaksanaan SADARI Pada Mahasiswi Program Studi Kebidanan Program Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Tahun 2025. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (681kB) |
|
|
Text (02. BAB 1)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (03. BAB VII)
03. BAB VII.pdf - Published Version Download (658kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kanker payudara merupakan penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita di seluruh dunia. Pada tahun 2022, tercatat sekitar 2,3 juta kasus baru kanker payudara dengan 670.000 kematian secara global. Di Indonesia, pada tahun 2020, kanker payudara menempati urutan pertama dengan jumlah kasus sebanyak 65.858 kasus atau sekitar 30,8% dari seluruh kasus kanker. Deteksi dini melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) berperan penting dalam menurunkan morbiditas dan mortalitas kanker payudara karena memungkinkan penemuan kelainan sejak stadium awal. Namun, hingga tahun 2023, pelaksanaan SADARI masih tergolong rendah dan salah satu faktornya dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pelaksanaan SADARI di kalangan mahasiswi kebidanan. Penelitian ini merupakan studi analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 105 responden, dipilih menggunakan pengambilan sampel proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, sebanyak 86,7% memiliki tingkat pengetahuan baik tentang SADARI dan 61,9% melaksanakan SADARI dengan kategori baik. Analisis bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan pelaksanaan SADARI (p = 0,084). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan tidak berhubungan secara signifikan dengan pelaksanaan SADARI pada mahasiswi kebidanan. Meskipun demikian, upaya untuk meningkatkan pendidikan, motivasi, dan membiasakan perilaku SADARI masih diperlukan agar pengetahuan dapat diterapkan secara konsisten dalam praktik deteksi dini kanker payudara.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | dr. Fika Tri Anggraini, M.Sc, Ph.D; Fitrayeni S.KM, M.Biomed |
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan; SADARI; Kanker Payudara; Mahasiswi Kebidanan |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan |
| Depositing User: | S1 Kebidanan Kebidanan |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 08:08 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 08:08 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517435 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]