ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS PEGAWAI INSTANSI PEMERINTAHAN KOTA BUKITTINGGI

Ankis, Nabila Mahmud (2025) ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS PEGAWAI INSTANSI PEMERINTAHAN KOTA BUKITTINGGI. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (403kB)
[img] Text (Bab I (Pendahuluan))
BAB I (Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (206kB)
[img] Text (BAB 7 (Bab Akhir))
BAB 7 (Bab Akhir).pdf - Published Version

Download (178kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (245kB)
[img] Text (Tugas Akhir Full Text)
Tesis Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Hipertensi dan Diabetes Mellitus menjadi isu kesehatan penting bagi kelompok tenaga kerja khususnya pegawai pemerintahan terhadap produktivitas dan kualitas hidupnya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian penyakit Hipertensi dan Diabetes Mellitus terhadap pegawai Instansi Pemerintahan Kota Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan yaitu cross sectional study. Penelitian ini dilakukan pada 232 pegawai di 16 Instansi Pemerintahan Kota Bukittinggi dengan teknik proportional sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen Sedentary Behavior Questionnaire (SBQ), Baecke Habitual Physical Activity Questionnaire (BHPAQ), Adolescent Food Habits Checklist (AFHC), Instrumen Stress Kerja dan Health Behavior Inventory (HBI). Uji analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi square dan uji analisis regresi logistik berganda. Hasil penelitian ini didapatkan hubungan yang bermakna antara perilaku sedentari (p-value 0.002), aktivitas fisik (p-value<0.001), pola makan (p-value<0.001), obesitas (p-value 0.001), stress kerja (p-value <0.001) dan perilaku pemanfaatan pelayanan kesehatan (p-value 0.002) dengan kejadian Hipertensi dan Diabetes Mellitus. Namun, tidak terdapat hubungan antara riwayat merokok (p-value 0.072) dengan kejadian Hipertensi dan Diabetes Mellitus. Faktor paling berpengaruh dapat dilihat melalui odds ratio yaitu pola makan dengan nilai OR=7.594. Diharapkan pengelola layanan kesehatan, profesi keperawatan dan instansi pemerintah dapat berkoordinasi dalam program kesehatan kerja untuk menurunkan risiko Hipertensi dan Diabetes Mellitus pada pegawai.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Dr. Rika Sabri, S.Kp., M.Kes., Sp.Kom
Uncontrolled Keywords: Hipertensi, Diabetes Mellitus, Pegawai
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Pascasarjana (S2)
Depositing User: S2 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 15 Jan 2026 09:16
Last Modified: 15 Jan 2026 09:16
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516850

Actions (login required)

View Item View Item