PRESERVING NAVIGATIONAL CHANNEL DEPTH AT THE BATANG ARAU FLOODWAY MOUTH, PADANG, WEST SUMATRA, INDONESIA: A NUMERICAL STUDY OF JETTY LAYOUT EFFECTIVENES

Mas, Mera (2025) PRESERVING NAVIGATIONAL CHANNEL DEPTH AT THE BATANG ARAU FLOODWAY MOUTH, PADANG, WEST SUMATRA, INDONESIA: A NUMERICAL STUDY OF JETTY LAYOUT EFFECTIVENES. Profesi thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (cover&abstract)
Mas Mera PPI 1-Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (bab1)
Mas Mera PPI 2-Bab 1.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (bab akhir)
Mas Mera PPI 3-Bab Akhir.pdf - Published Version

Download (257kB)
[img] Text (daftar pustaka)
Mas Mera PPI 4-Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (418kB)
[img] Text (fulltext)
Mas Mera PPI 5-Complete.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Sedimentasi di wilayah pesisir menimbulkan ancaman kritis terhadap perekonomian perikanan setempat dan keselamatan navigasi, sehingga menuntut adanya solusi rekayasa yang efektif. Di muara Kanal Banjir (floodway) Batang Arau di Padang, Sumatera Barat, Indonesia, sedimentasi signifikan menghambat operasional kapal penangkap ikan dengan panjang melebihi 10 meter, meskipun sudah terdapat struktur jetty eksisting. Penelitian ini berfokus pada optimasi konfigurasi tata letak jetty untuk memitigasi sedimentasi dan meningkatkan kedalaman alur navigasi di muara Kanal Banjir ini menggunakan pendekatan simulasi numerik. Sebanyak enam skenario tata letak jetty yang berbeda—termasuk skenario dasar (baseline), konfigurasi eksisting, dan empat desain optimasi yang diusulkan—disimulasikan dan dianalisis untuk mengevaluasi efektivitasnya. Simulasi hidrodinamika dan perpindahan sedimen kami, yang menggabungkan aksi gelombang spektral, dievaluasi berdasarkan stabilitas kedalaman alur (yaitu, sedimentasi atau erosi mendekati nol) dan kestabilan luas penampang melintang navigasi, menunjukkan bahwa Skenario 5—yaitu jetty kanan lurus pendek dikombinasikan dengan jetty kiri panjang kemudian miring 66° ke kanan—menawarkan perlindungan paling efektif terhadap pengaruh gelombang dan proses sedimentasi. Konfigurasi ini secara konsisten menghasilkan kedalaman alur yang stabil dengan hampir tidak ada sedimentasi atau erosi bersih (no net sedimentation or erosion) di muara dan di dalam alur utama, sehingga kedalaman navigasi dapat dipertahankan. Peningkatan kinerja ini terutama disebabkan oleh pengaruh dominan arus sejajar pantai yang mengalir ke arah barat laut, konsisten dengan perpindahan sedimen sepanjang pantai yang didorong oleh gelombang di wilayah tersebut. Lebih lanjut, simulasi yang menggabungkan skenario pengerukan Kanal Banjir dalam kondisi debit normal maupun banjir menunjukkan bahwa upaya pengerukan yang substansial diperlukan untuk mencapai dan ix mempertahankan kedalaman air yang memadai bagi lintasan aman kapal penangkap ikan yang lebih besar. Simulasi lanjutan yang dilakukan setelah pengerukan menunjukkan laju sedimentasi yang relatif rendah di dalam alur navigasi yang dikeruk, mengisyaratkan potensi peningkatan kenavigasian jangka panjang. Kata kunci: Kanal Banjir pantai, Optimisasi tata letak, simulasi numerik, perpindahan sedimen, Kedalaman alur

Item Type: Thesis (Profesi)
Supervisors: Prof. Ir. Elsa Eka Putri, S.T.,MSc.(Eng), Ph.D., IPМ
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering
Divisions: Pascasarjana (S2) > Pendidikan Profesi Insinyur
Depositing User: Profesi Insinyur Insinyur
Date Deposited: 06 Jan 2026 05:08
Last Modified: 06 Jan 2026 05:08
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516324

Actions (login required)

View Item View Item