Gambaran Kejadian Infeksi Blastocystis sp. pada Anak di SDN 06 Pasir Jambak Kecamatan Koto Tangah Kota Padang

Al Habsy, Muhammad Nandito (2025) Gambaran Kejadian Infeksi Blastocystis sp. pada Anak di SDN 06 Pasir Jambak Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (COVER & ABSTRAK)
COVER & ABSTRAK .pdf - Published Version

Download (578kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (387kB)
[img] Text (BAB AKHIR)
BAB 7 PENUTUP.pdf - Published Version

Download (282kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (367kB)
[img] Text (Tugas Akhir FULL TEXT)
SKRIPSI FINAL PUBLIKASI E SKRIPSI NANDITO.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (31MB) | Request a copy

Abstract

Blastocystis sp. merupakan protozoa usus yang sering ditemukan pada anak-anak dan dapat menyebabkan gejala intestinal seperti diare dan nyeri perut. Prevalensi infeksi ini masih tinggi terutama di daerah pesisir dengan sanitasi buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian infeksi Blastocystis sp. pada anak di SDN 06 Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 57 anak yang diambil dengan teknik consecutive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pemeriksaan feses dilakukan dengan teknik pemeriksaan feses langsung di Laboratorium Parasitologi FK UNAND. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini yang didapatkan dari 57 sampel anak dengan karakteristik subjek penelitian dengan rentang umur 6-9 tahun (50,8%) lebih banyak dibandingkan anak dengan rentang umur 10-14 tahun (49,1%), dan proporsi jenis kelamin perempuan (56,1%) lebih banyak dibanding laki-laki (43,9%). Sebanyak 31 anak (54,3%) terinfeksi Blastocystis sp.. Infeksi lebih banyak terjadi pada anak berusia 6–9 tahun (58%) dibandingkan usia 10–14 tahun (42%). Berdasarkan jenis kelamin, anak perempuan sedikit lebih banyak terinfeksi (51,6%) dibanding laki-laki (48,4%). Tipe infeksi terbanyak adalah single infection (51,6%) dan seluruh infeksi yang ditemukan berada pada stadium vakuolar (100%). Angka kejadian infeksi Blastocystis sp. yang tinggi diduga berkaitan dengan faktor lingkungan, sanitasi buruk, dan perilaku higienitas yang rendah. Faktor geografis wilayah pesisir juga turut berperan terhadap tingginya paparan kontaminasi air dan tanah. Diperlukan intervensi kesehatan masyarakat seperti edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta perbaikan fasilitas sanitasi sekolah.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Nuzulia Irawati, MS; dr. Firdawati, M.Kes, Ph.D, FISPH, FISCM
Uncontrolled Keywords: Blastocystis sp.; infeksi; anak; SDN 06 Pasir Jambak
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 18 Dec 2025 08:32
Last Modified: 18 Dec 2025 08:32
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/515948

Actions (login required)

View Item View Item