Pemberdayaan Lanjut Usia Melalui Program Sekolah Lansia TAGEH di Kelurahan Ekor Lubuk Kota Padang Panjang

Mardhatilah, Hanisah (2025) Pemberdayaan Lanjut Usia Melalui Program Sekolah Lansia TAGEH di Kelurahan Ekor Lubuk Kota Padang Panjang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (367kB)
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
BAB I.pdf - Published Version

Download (660kB)
[img] Text (Bab IV Penutup)
BAB PENUTUP.pdf - Published Version

Download (212kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (433kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Program Sekolah Lansia TAGEH di Kota Padang Panjang merupakan program yang diinisiasi oleh BKKBN, yang melakukan pemberdayaan untuk lansia dengan tujuan menciptakan lansia tangguh, atau dikenal dengan sebutan lansia SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat). Melalui pemberian pengetahuan dan keterampilan dasar, program ini membantu lansia menjaga kesehatan fisik dan mental, sehingga dapat mandiri, berdaya guna serta bermartabat hingga akhir hayat. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemberdayaan lanjut usia melalui Program Sekolah Lansia TAGEH di Kelurahan Ekor Lubuk Kota Padang Panjang dan tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan langkah-langkah pemberdayaan lansia melalui Program Sekolah Lansia TAGEH dan melihat implementasi 7 dimensi lansia tangguh terhadap pemberdayaan yang dilakukan melalui Program Sekolah Lansia TAGEH di Kelurahan Ekor Lubuk Kota Padang Panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen dengan penentuan informan berdasarkan teknik purposive atau disengaja. Informan dalam penelitian ini adalah pengurus inti Sekolah Lansia TAGEH, kader BKL terlibat, penyuluh KB dari pihak BKKBN sebagai penyelenggara program, peserta lansia, keluarga lansia, dan tokoh masyarakat. Unit analisis dalam penelitian ini adalah kelompok. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pemberdayaan masyarakat oleh Jim Ife. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat proses dalam melakukan pemberdayaan lansia pada Program Sekolah Lansia TAGEH melalui tiga langkah, yaitu langkah perencanaan, langkah pelaksanaan, dan langkah evaluasi. Adapun tujuh dimensi lansia tangguh dalam Program Sekolah Lansia TAGEH secara umum telah diimplementasikan, meskipun belum sepenuhnya optimal. Beberapa dimensi seperti dimensi fisik, emosional, dan intelektual telah terlaksana dengan baik, ditandai dengan adanya perubahan yang positif bagi lansia dalam turut berpartisipasi dan peningkatan kepercayaan diri lansia. Sedangkan penerapan dimensi spiritual, sosial kemasyarakatan, vokasional-proffesional dan lingkungan masih menghadapi kendala, terutama karena keterbatasan waktu pelaksanaan, narasumber, pendanaan, dan belum terakomodasinya kebutuhan serta minat lansia secara menyeluruh.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Drs. Alfan Miko, M.Si; Dr. Indraddin, M.Si
Uncontrolled Keywords: Lansia; Pemberdayaan; Program; Sekolah Lansia; Tujuh Dimensi Lansia Tangguh
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Sosiologi
Depositing User: s1 sosiologi sosiologi
Date Deposited: 21 Aug 2025 02:00
Last Modified: 21 Aug 2025 02:00
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/504125

Actions (login required)

View Item View Item