Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Tidur pada Pasien HIV-AIDS di RSUP Dr. M. Djamil Padang

Kevin, Ramiro Mahendra (2025) Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Tidur pada Pasien HIV-AIDS di RSUP Dr. M. Djamil Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (385kB)
[img] Text (BAB 1 (Pendahuluan))
BAB 1 (Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (351kB)
[img] Text (BAB Akhir (Penutup/Kesimpulan))
BAB Akhir (Penutup & Kesimpulan).pdf - Published Version

Download (301kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (221kB)
[img] Text (Skripsi full text)
Tugas Akhir Ilmiah Utuh.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Gangguan kualitas tidur merupakan komorbiditas umum pada pasien HIV-AIDS yang berdampak pada kualitas hidup dan fungsi imunologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas tidur pada pasien HIV-AIDS di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian analitik observasional dengan desain potong lintang pada 84 pasien HIV-AIDS di RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2022-2024, diambil dengan teknik consecutive sampling. Kualitas tidur dinilai dengan Pittsburgh Sleep Quality Index, dilanjutkan dengan analisis univariat, bivariat, dan post-hoc. Prevalensi dari 84 pasien dengan kualitas tidur buruk adalah 54,8%. Didominasi pasien berusia < 50 tahun, laki-laki, status pendidikan <12 tahun, belum menikah, dan bekerja. Secara klinis, mayoritas memiliki IMT normoweight, berada pada stadium penyakit I, dengan durasi sakit 1-5 tahun, tidak memiliki komorbid, dan menggunakan ARV berbasis non-efavirenz. Dari seluruh faktor yang diuji, hanya IMT yang menunjukkan hubungan signifikan secara statistik (p=0,013), di mana analisis post-hoc mengonfirmasi kelompok overweight memiliki kualitas tidur lebih baik dibandingkan kelompok underweight. Status perkawinan, yang signifikan pada uji awal (p=0,039), menjadi tidak signifikan setelah Koreksi Bonferroni. Kesimpulannya, prevalensi pasien HIV-AIDS dengan kualitas tidur buruk tergolong tinggi. Hanya IMT dari semua faktor demografis dan klinis yang menujukkan hubungan dengan kualitas tidur pada pasien HIV-AIDS.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. dr. Yuliarni Syafrita, Sp.N(K)
Uncontrolled Keywords: Kualitas Tidur, Faktor Demografis, Faktor Klinis, HIV-AIDS
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Depositing User: S1 Pendidikan Kedokteran
Date Deposited: 07 Aug 2025 07:26
Last Modified: 07 Aug 2025 07:26
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/501865

Actions (login required)

View Item View Item