Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadia Stunting Pada Balita (0-59 Bulan) di Wilayah Kerja Nagari Sialang Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota

Fitriani, Aisyah (2025) Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadia Stunting Pada Balita (0-59 Bulan) di Wilayah Kerja Nagari Sialang Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota. UNSPECIFIED thesis, UNSPECIFIED.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (521kB)
[img] Text
Bab 1.pdf - Published Version

Download (343kB)
[img] Text (BAB 7 Kesimpulan)
BAB 7 (Kesimpulan).pdf - Published Version

Download (303kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (345kB)
[img] Text (Tugas Akhir Full Text)
Tugas Akhir FULL Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Di Indonesia dan Provinsi Sumatera Barat, prevalensi stunting telah melebihi ambang batas World Health Organization pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan, tingkat pendidikan ibu, status imunisasi dasar dan pemanfaatan pelayanan kesehatan dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Nagari Sialang. Penelitian ini dilakukan pada Juli 2024-Juni 2025 menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu ibu yang memiliki balita sebanyak 86 orang dengan pengambilan sampel purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner sanitasi lingkungan, tingkat pendidikan ibu, status imunisasi dasar dan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Hasil penelitian ini menunjukan sebagian besar sanitasi lingkungan tidak sehat 87,2%, sebagian besar tingkat pendidikan ibu rendah 62,8%, sebagian besar anak mendapatkan imunisasi dasar lengkap sebesar 83,7% dan sebagian besar memanfaatkan pelayanan kesehatan 96,5%. Hasil uji chi square menunjukkan terdapat hubungan antara sanitasi lingkungan, tingkat pendidikan ibu dan status imunisasi dasar dengan kejadian stunting p<0,05 dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemanfaatan pelayanan kesehatan dengan kejadian stunting p>0,05. Diharapkan Puskesmas dan Nagari mengoptimalkan edukasi terkait sanitasi lingkungan, khususnya kepada ibu berpendidikan rendah melalui posyandu dan kunjungan rumah untuk menekan prevalensi stunting, selain itu cakupan imunisasi dasar juga perlu dioptimalkan dengan sosialisasi, sweeping, dan jemput bola, serta edukasi terkait pengobatan yang tepat perlu ditingkatkan.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Supervisors: Dr. Ns. Deswita, S.Kp. M. Kep., Sp. Kep.An; Ns, M.Kep., Sp. Kep. An
Uncontrolled Keywords: Stunting; sanitasi lingkungan; tingkat pendidikan ibu; status imunisasi dasar; pemanfaatan pelayanan kesehatan.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan
Depositing User: Program S1 Keperawatan
Date Deposited: 13 Aug 2025 03:47
Last Modified: 13 Aug 2025 03:47
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/501598

Actions (login required)

View Item View Item