FENOMENA BERITA HOAX TENTANG PERMEN NARKOBA DALAM PENYEBARAN INFORMASI PADA FACEBOOK

Syahid, Johan Alda (2019) FENOMENA BERITA HOAX TENTANG PERMEN NARKOBA DALAM PENYEBARAN INFORMASI PADA FACEBOOK. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (93kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (391kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (38kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (107kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Fulltext)
Skripsi Full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Hoax merupakan informasi yang direkayasa untuk menutupi informasi yang sebenarnya. Namun media sosial telah mengubah dari pembaca konten menjadi penerbit yang model banyak ke banyak ke saluran. Seperti penyebaran berita hoax permen narkoba, berita telah tersebar luas dan banyak juga ikut berkontribusi menyebarkan kepada orang lain. Berdasarkan hasil survei majalah Genta edisi LXVII Januari-Februari 2017 Universita Andalas bahwa 55,72 persen responden atau mahasiswa pernah mendapatkan berita hoax. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemaknaan mahasiswa tentang berita hoax permen narkoba dan tindakan yang dilakukan mahasiswa menangkal penyebaran berita hoax. Dengan menggunakan teori resepsi Stuart Hall. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dan paradigma konstruktivisme. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik mewawancarai lima mahasiswa Universitas Andalas yang memiliki jurusan yang berbeda-beda. Hasil penelitian ini menunjukkan resepsi berita hoax permen narkoba terbagi menjadi tiga yaitu posisi hegemoni, yaitu informan menerima makna dari sebuah pesan dan menyandikannya kembali sesuai dengan makna yang di maksud oleh pengirim. Posisi kedua yaitu posisi negoisasi, bahwa informan memahami hampir sama dengan yang di definisikan oleh pengirim namun melakukan beberapa pengecualian dalam penerapannya. Posisi ketiga adalah posisi yakni informan menolak makna pesan yang dimakudkan dan menggantinya dengan cara berpikir mereka sendiri. Satu informan berada pada posisi hegemoni dominan. Satu informan berada pada posisi negosiasi, dan tiga informan yang berada posisi oposisi. Pemaknaan beragam mahasiswa karena beragam perbedaan kepercayaan membaca berita hoax permen narkoba tersebut.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Elva Ronaning Roem, M.Si
Uncontrolled Keywords: Hoax, Informasi, Media Sosial
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: s1 ilmu komunikasi
Date Deposited: 01 Aug 2019 10:03
Last Modified: 01 Aug 2019 10:03
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/49248

Actions (login required)

View Item View Item