PERKUATAN DINDING BATA MERAH DENGAN CAT SERAT UNTUK BANGUNAN AMAN GEMPA

Juliafad, Eka (2024) PERKUATAN DINDING BATA MERAH DENGAN CAT SERAT UNTUK BANGUNAN AMAN GEMPA. Masters thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (cover&abstract)
cover&abstract.pdf

Download (279kB)
[img] Text (Bab 1. Pendahuluan)
Bab 1. Pendahuluan.pdf

Download (174kB)
[img] Text (Bab V. Penutup)
Bab V. Penutup.pdf

Download (28kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (92kB)
[img] Text (Thesis Full Text)
thesis full text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Dinding bata merah adalah dinding yang populer digunakan di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia dikarenakan harganya yang murah, tersedia secara lokal, serta relatif mudah dibangun. Di Sumatera Barat sendiri, dinding bata merah digunakan oleh bangunan untuk rumah hingga bangunan bertingkat. Bata merah juga banyak ditemukan sebagai pendukung beban pada bangunan cagar budaya. Untuk bangunan struktur beton bertulang, dinding bata merah bertindak sebagai penyekat sambil menyumbangkan kekakuan pada bangunan. Dengan mengecualikan gempa yang menyebabkan tsunami, statistik menunjukkan bahwa 75% korban jiwa diakibatkan runtuhnya bangunan dengan dinding bata merah. Akibat rendahnya kekuatan bata dan mortar antar bata, terjadi kerusakan berupa retakan antara bata dan terpisahnya dinding dari rangka bangunan, atap dan di daerah sambungan yang menyebabkan hilangnya integritas struktur bangunan. Dikarenakan sifat getas dinding bata, keruntuhan dinding bata ini bersifat sangat mendadak, sehingga penghuni bangunan tidak memiliki waktu yang mencukupi untuk keluar dari bangunan sehingga tertimpa oleh dinding atau terluka akibat bagian dinding yang jatuh. Untuk mengurangi risko akibat kerusakan bangunan ini, sangat penting untuk meningkatkan kekuatan dinding bata dan memberikan usulan metode penanggulangan yang tepat dan nyata. Usulan ini penting untuk dilaksanakan, dikarenakan banyaknya populasi yang menggunakan jenis bangunan dinding bata merah ini di daerah rawan gempa, dan juga memiliki kondisi ekonomi yang kurang baik. Selain itu, metode perkuatan dinding bata yang telah ada umumnya memerlukan teknik pelaksanaan yang memerlukan keahlian dan butuh waktu cukup lama. Sebagian material juga sulit didapatkan dan memerlukan biaya yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan metode perkuatan seismik untuk dinding bata demi tercapainya bangunan aman gempa dengan menggunakan cat yang diperkuat dengan serat. Metode ini direncanakan akan memenuhi kriteria perkuatan untuk negara berkembang di mana hanya memerlukan dua jenis bahan (cat dan serat), material mudah didapatkan, harga terjangkau dan dapat dilaksanakan dengan mudah bahkan oleh masyarakat umum sekalipun. Penelitian ini mengetahui komposisi material pembentuk cat serat, spesifikasi dimensi lapisan dan korelasinya terhadap kuat tekan, kuat geser, kuat lentur, kuat lekat lentur pasangan bata merah dan dinding bata merah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental di Laboratorium. Pertama, perlu diketahui komposisi bahan pembentuk cat serat dan pengaruhnya terhadap kuat tekan, kuat geser dan kuat lekat lentur pasangan bata. Cat akan dicampur dengan serat pada persentase serat sebanyak 8 % dan dilapiskan ke pasangan bata merah dengan varisi ketebalan 1mm, 2mm dan 3mm. Kemudian diuji untuk mengetahui korelasi persentase dan ketebalan terhadap kuat tekan, geser dan lekat lenturnya. Selanjutnya, penelitian difokuskan untuk mengetahui konfigurasi dan lebar lapisan cat dan pengaruh komposisi cat-serat, tebal, lebar dan konfigutasi lapisan terhadap kinerja tekan, geser dan lentur dinding batamerah dibandingkan dengan dinding tanpa perkuatan. Penelitian tahap 2 ini untuk mendapatkan sepsifikasi yang kuat dan paling ekonomis. Terdapat dua jenis serat yang akan digunakan yaitu polypropyelene dan fiberglass. Dari perhitungan yang telah dilakukan, diperoleh nilai kuat tekan benda uji perkuatan pasangan bata menggunakan lapisan cat serat Polypropylene ketebalan 1 mm yaitu 30,32 kg/cm², ketebalan 2 mm yaitu 31,16 kg/cm² dan ketebalan 3 mm yaitu 47,16 kg/cm². kuat tekan benda uji perkuatan pasangan bata menggunakan lapisan cat serat Fiberglass ketebalan 1 mm yaitu 30,1 kg/cm², 2 mm 31,22 kg/cm² dan 3 mm 53,31 kg/cm² dan nilai benda uji kontrol yaitu 25,89 kg/cm². Kenaikan kuat tekan antara benda uji perkuatan Polypropylene dengan benda uji kontrol dengan tebal lapisan 1 mm yaitu 14,61%, 2 mm yaitu 16,91% dan 3 mm yaitu 45,10% dan kenaikan kuat tekan benda uji perkuatan Fiberglass dengan benda uji kontrol dengan tebal lapisan 1 mm yaitu 13,99%, 2 mm yaitu 17,07% dan 3 mm yaitu 51,44%. Nilai kuat geser pasangan bata dengan lapisan cat serat Polypropylene dengan ketebalan lapisan 1 mm yaitu 3,93 kg/cm², 2 mm 4,64 kg/cm² dan 3 mm yaitu 5,89 kg/cm². Kuat geser benda uji perkuatan pasangan bata menggunakan lapisan cat serat Fiberglass ketebalan 1 mm yaitu 3,77 kg/cm², 2 mm yaitu 5,35 kg/cm² dan 3 mm yaitu 5,05 kg/cm². Kenaikan kuat geser antara benda uji kontrol dengan benda uji perkuatan Polypropylene dengan ketebalan lapisan 1 mm yaitu 5,34%, 2 mm yaitu 19,83% dan 3 mm yaitu 36,84% dan kenaikan kuat geser antara benda uji kontrol dengan benda uji perkuatan Fiberglass dengan ketebalan 1 mm yaitu 1,34%, 2 mm yaitu 30,47% dan 3 mm yaitu 26,34%. Kuat tekan tertinggi terjadi pada penambahan lapisan Fiberglass dengan tebal lapisan 3 mm dengan persentase kenaikan 51,44% dari sampel control dan kenaikan kuat geser tertinggi terjadi pada penambahan lapisan Polypropylene dengan persentase kenaikan 36,84% dari sampel kontrol. Dinding; Perkuatan; Aman Gempa; Cat; Serat

Item Type: Thesis (Masters)
Primary Supervisor: Ir. Benny Dwika Leonanda, MT, IPM, ASEAN Eng.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Pascasarjana (S2)
Depositing User: S2 Profesi Insinyur
Date Deposited: 16 Feb 2024 03:04
Last Modified: 16 Feb 2024 03:04
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/461942

Actions (login required)

View Item View Item