Analisis Tataniaga Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Di Nagari Alahan Panjang Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok

Rangga, Pramudya Adji (2024) Analisis Tataniaga Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Di Nagari Alahan Panjang Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (183kB)
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (128kB)
[img] Text (Bab V Kesimpulan)
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version

Download (132kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (55kB)
[img] Text (skripsi full text)
SKRIPSI FULL TEXT...pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan saluran, fungsi tataniaga dan menganalisis margin tataniaga, farmer’s share dan efisiensi tataniaga tomat dari Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok. Survey terhadap 30 orang petani, yang disampel secara purposive, dan 31 orang pedagang, yang disampel dengan teknil snowball, untuk mengumpulkan data. Kemudian data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Kami memnemukan bahwa ada empat saluran tataniaga tomat dari Nagari Alahan Panjang, yaitu saluran I: petani - pedagang pengecer Tarusan - konsumen, saluran II: petani – pedagang pengumpul – pedagang pengecer Alahan Panjang – konsumen, saluran III: petani – pedagang pengumpul – pedagang besar – pedagang pengecer Solok – konsumen, saluran IV: petani : pedagang pengumpul – pedagang antar daerah – pedagang pengecer Medan – konsumen. Fungsi tataniaga yang dilakukan lembaga tataniaga tomat yaitu fungsi pertukaran, fungsi fisik dan fungsi fasilitas. Margin tataniaga terkecil terdapat pada saluran I yaitu sebesar Rp2.528,69/kg. Farmer’s Share paling besar juga pada saluran I yaitu sebesar 80,80%, artinya petani mendapatkan bagian yang paling tinggi dari harga yang dibayarkan oleh konsumen. Saluran tataniaga yang paling efisien juga pada saluran I. Hasil ini memperlihatkan bahwa saluran tataniaga yang paling pendek adalah yang terbaik dalam hal margin, farmer’s share dan efisien. Untuk itu, disarankan agar tataniaga tomat diperpendek melalui penguatan kelembagaan pemasaran ditingkat petani dan meningkatkan permintaan pada kawasan terdekat. Pengembangan koperasi petani tomat dan pengembangan industri pengolahan tomat adalah upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki tataniaga tomat ini.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Mahdi, S.P., M.Si., Ph.D
Uncontrolled Keywords: Tataniaga, Tomat, Margin, Farmer’s Share, Keuntungan, Efisiensi
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
Depositing User: s1 agribisnis agribisnis
Date Deposited: 08 Jan 2024 08:25
Last Modified: 08 Jan 2024 08:25
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/461074

Actions (login required)

View Item View Item