ANALISIS PERBANDINGAN HUBUNGAN FAKTOR IKLIM DENGAN INSIDEN COVID-19 PADA WILAYAH DATARAN TINGGI DAN DATARAN RENDAH DI SUMATERA BARAT TAHUN 2020-2022

Alvina, Damayanti (2023) ANALISIS PERBANDINGAN HUBUNGAN FAKTOR IKLIM DENGAN INSIDEN COVID-19 PADA WILAYAH DATARAN TINGGI DAN DATARAN RENDAH DI SUMATERA BARAT TAHUN 2020-2022. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover + Abstrak.pdf - Published Version

Download (226kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (376kB)
[img] Text (BAB 6 Kesimpulan dan Saran)
BAB 6 Kesimpulan & Saran.pdf - Published Version

Download (229kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (362kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI_FIKS_ALVINA DAMAYANTI_1911211031.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Tujuan Penelitian: Provinsi Sumatera Barat memiliki angka insiden COVID-19 yang tinggi dan fluktuatif, baik pada wilayah dataran tinggi (Kabupaten Tanah Datar dan Kota Bukittinggi) dan dataran rendah (Kabupaten Padang Pariaman dan Pesisir Selatan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hubungan faktor iklim dengan insiden COVID-19 pada wilayah dataran tinggi dan rendah di Sumatera Barat tahun 2020-2022. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi ekologi dengan data data bulanan COVID-19 berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dan data iklim dari Stasiun Klimatologi Sumatera Barat tahun 2020-2022. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji korelasi pearson dan One Way ANOVA. Hasil: Hasil analisis ditemukan tidak terdapat hubungan signifikan antara faktor iklim (suhu, kelembaban, curah hujan dan hari hujan) dengan insiden COVID-19 (p-value >0,05). Hasil analisis ditemukan terdapat perbedaan signifikan rata-rata faktor iklim (suhu dan curah hujan) dengan insiden COVID-19 (p-value=0,000) pada wilayah dataran tinggi dan rendah. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara faktor iklim dengan insiden COVID-19. Namun, terdapat perbedaan signifikan rata-rata antara faktor iklim dengan insiden COVID-19 pada wilayah dataran tinggi dan rendah di Sumatera Barat tahun 2020-2022. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk menyertakan faktor lain seperti kecepatan angin, tekanan udara, lama penyinaran matahari, kepadatan penduduk dan mobilitas penduduk.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Defriman Djafri, SKM., MKM., Ph.D
Uncontrolled Keywords: Insiden, COVID-19, Faktor Iklim, Dataran Tinggi, Dataran Rendah
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat
Depositing User: s1 kesehatan masyarakat
Date Deposited: 20 Nov 2023 05:04
Last Modified: 20 Nov 2023 05:04
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/458298

Actions (login required)

View Item View Item