ANALISIS TINDAK TUTUR KOMISIF DALAM ANIME HATARAKU SAIBOU SEASON 2

DEVIANA, TRIA MAHARANI (2023) ANALISIS TINDAK TUTUR KOMISIF DALAM ANIME HATARAKU SAIBOU SEASON 2. Diploma thesis, UNIVERSITAS ANDALAS.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (281kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I .pdf - Published Version

Download (638kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version

Download (38kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (151kB)
[img] Text
FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Analisis Tindak Tutur Komisif Dalam Anime Hataraku Saibou Karya Akane Shimizu Oleh: Deviana Tria Maharani Penelitian ini berfokus pada tindak tutur komisif dengan tujuan untuk mengidentifikasi fungsi-fungsi dan aspek-aspeknya. Sumber data penelitian adalah anime Hataraku Saibou episode 1 - 4 season 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode simak, teknik sadap, serta Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) dan teknik catat. Analisis data menggunakan metode kontekstual dengan teknik cara-tujuan (means-end). Teori yang digunakan untuk mengaitkan konteks tuturan dengan tujuan tuturan adalah teori aspek-aspek situasi tutur dari Leech (1993). Sementara untuk menganalisis fungsi tindak tutur komisif, teori yang digunakan merujuk pada Koizumi, Leech, dan Yule dengan menggunakan kamus Daijisen sebagai referensi dalam menjelaskan maksud dari masing-masing tindak tutur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur komisif berjanji bertujuan membuat lawan tutur merasa tenang atau senang. Sementara tindak tutur komisif menyarankan berfungsi memberikan masukan dan nasehat kepada lawan tutur. Tindak tutur komisif berniat digunakan untuk menyampaikan rencana penutur kepada lawan tutur. Sebaliknya, tindak tutur komisif mengancam berfungsi untuk menimbulkan ketakutan pada lawan tutur dan memaksanya mengikuti keinginan penutur. Tindak tutur komisif menolak berfungsi sebagai bentuk penolakan atau ketidaksetujuan terhadap permintaan lawan tutur. Namun, hasil penelitian tidak menemukan tindak tutur komisif bersumpah karena data yang relevan tidak ada dalam sumber penelitian. Dalam percakapan antara penutur dan lawan tutur, teridentifikasi beberapa aspek tindak tutur, termasuk penutur dan lawan tutur, konteks tuturan, tujuan tuturan, tuturan sebagai produk tindakan atau aktivitas, dan tuturan sebagai produk verbal. Kata kunci : tindak tutur, komisif, pragmatik, anime Hataraku Saibou

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Darni Enzimar Putri, S.S., M.Hum
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Jepang
Depositing User: s1 sastra jepang
Date Deposited: 16 Nov 2023 04:20
Last Modified: 16 Nov 2023 04:20
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/457856

Actions (login required)

View Item View Item