KARAKTERISASI SIMPLISIA DAN EKSTRAK DAUN “AKA LAMBUANG” (Merremia peltata (L.) Merr. SERTA UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI

Maghfira, Putri Ilham (2019) KARAKTERISASI SIMPLISIA DAN EKSTRAK DAUN “AKA LAMBUANG” (Merremia peltata (L.) Merr. SERTA UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (abstrak)
COVER DAN ABSTRAK....pdf - Published Version

Download (298kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I (Pendahuluan))
BAB I (Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (244kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB AKHIR (Penutup, Kesimpulan))
BAB AKHIR (Penutup, Kesimpulan).pdf - Published Version

Download (244kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (418kB) | Preview
[img] Text (Skripsi fulltext)
MAGHFIRA PUTRI ILHAM (1411011025).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Merremia peltata (L.) Merr., atau dikenal dengan nama daerah “Aka Lambuang” merupakan tumbuhan obat tradisional yang termasuk ke dalam famili Convolvulaceae, yang digunakan masyarakat untuk mengobati berbagai penyakit khususnya diare dan luka pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi simplisia dan ekstrak sesuai Farmakope Herbal Indonesia, serta uji aktivitas antibakteri dari ekstrak daun “Aka Lambuang”. Dari hasil penelitian, simplisia daun “Aka Lambuang” berbentuk hati (cordatus), tunggal, berkerut, berwarna hijau tua, tidak berbau dan tidak berasa. Parameter organoleptis berupa serbuk halus, warna hijau tua, bau khas aromatis, dan tidak berasa. Uji mikroskopis simplisia didapatkan fragmen pengenal stomata tipe parasitik, rambut penutup, sel parenkim, berkas pengangkut, dan sel parenkim dengan kristal berbentuk “drust”. Parameter untuk susut pengeringan 9,49%±0,18%, kadar sari larut air 20,86%±0,13%, kadar sari larut etanol 6,62%±0,08%, kadar abu total 6,86%±0,01%, dan kadar abu tidak larut asam 0,23%±0,02%. Parameter untuk ekstrak “Aka Lambuang” memiliki organoleptis berupa ekstrak kental, warna coklat kemerahan, bau khas aromatis, dan rasa pahit. Rendemen ekstrak 26,96%, dengan nilai Rf yang sama dengan pembanding asam ferulat yaitu 0,46. Kadar abu total 10,32%±0,12%, kadar abu tidak larut asam 0,25%±0,12%, kadar air 16,66%±0,85% dan kadar fenolik total 80,05%. Uji aktivitas antibakteri ekstrak, fraksi heksan, fraksi etil asetat dan fraksi butanol memiliki daya hambat terhadap kedua bakteri uji Staphylococus aureus dan Eschericia coli dengan kategori bakteriostatik. Kata kunci: Merremia peltata (L.) Merr., Karakterisasi, Simplisia, Ekstrak, Antibakteri

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. H. Yohannes Alen, M.Sc
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi
Depositing User: s1 Fakultas Farmasi
Date Deposited: 25 Apr 2019 15:07
Last Modified: 18 Jan 2023 03:12
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/44039

Actions (login required)

View Item View Item