CITRA DATUK DALAM NOVEL MARANSI A.R. RIZAL: TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA

Winda, Yulia Karilda (2018) CITRA DATUK DALAM NOVEL MARANSI A.R. RIZAL: TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA. Diploma thesis, Universitas Andalas.

This is the latest version of this item.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (37kB)
[img] Text (Bab I)
Bab I.pdf - Published Version

Download (73kB)
[img] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf - Published Version

Download (30kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (29kB)
[img] Text (Tugas Akhir Full)
Tugas Akhir Full (Winda).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Winda Yulia Karilda. 1210721003. Citra Datuk Dalam Novel Maransi Karya A.R Rizal. Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Andalas. 2018. Pembimbing I : Dra. Armini Arbain, M. Hum. Pembimbing II : Ronidin, S.S., M. A. Skripsi ini membahas tentang citra datuk yang ada dalam novel Maransi karya A.R Rizal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan seperti apa citra datuk yang terdapat dalam novel Maransi karya A.R Rizal. Analisis novel Maransi Karya A.R Rizal menggunakan tinjauan Sosiologi Sastra. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif yang dikembangkan oleh Lofland dalam Meleong. Prinsip dasar metode Kualitatif adalah mengamati dan mendeskripsikan secara sistematis data yang ada dalam novel Maransi karya A.R Rizal yang diterbitkan oleh Angkasa Bandung, pada Januari 2017. Teknik penelitian yang digunakan dalam proses penelitian ini terdiri atas sumber dan jenis data, serta pengamatan. Teknik yang digunakan adalan pengumpulan data, menganalisis data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis dilakukan dengan pembahasan terhadap unsure instrinsik yang mencakup Tokoh dan penokohan, latar, alur, tema, relasi antar unsure, dan kondisi social yang melatar belakangi novel Maransi karya A.R Rizal. Maransi merupakan sebuah perkampunan kecil. Nama Maransi diambil dari sebuah sungai yang disebut sungai Batang Maransi. Kampung Maransi masih sangat kental dengan tradisi bagala datuk. Namun, datuk di Maransi memiliki citra yang buruk yang tidak sesuai dengan ketentuan seorang datuk dalam adat di Minangkabau. Beragam citra datuk yang buruk yang menonjol dalam novel Maransi diantaranya Tamak, licik, pelit, suka bermain perempuan. Maka, dapat disimpulkan bahwa citra datuk dalam novel Maransi karya A.R Rizal buruk. Kata kunci : Novel Maransi Karya A.R. Rizal, Datuk, Mamak, Mandeh, Rumah Gadang, Minangkabau

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dra. Armini Arbain, M.Hum
Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Depositing User: s1 sastra indonesia
Date Deposited: 25 Oct 2018 15:04
Last Modified: 25 Oct 2018 15:04
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/40248

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item