Manajemen Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Bengkel Las Teralis Ayu Karya

Rahmatusa'diyah, Ardita (2023) Manajemen Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Bengkel Las Teralis Ayu Karya. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover)
Cover.pdf - Published Version

Download (149kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (388kB)
[img] Text (BAB VI)
BAB VI.pdf - Published Version

Download (55kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (132kB)
[img] Text (Full Text)
TA Full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Bengkel Las Teralis Ayu Karya merupakan salah satu usaha yang berlokasi di Kota Padang, Sumatera Barat dan bergerak dibidang pembuatan tangga, pagar, balkon, kanopi, dan tangga putar. Usaha ini memiliki seorang pemilik dan empat orang pekerja. Make to Order (MTO) merupakan strategi yang dipakai oleh bengkel ini untuk memproduksi produknya Berdasarkan hasil pengamatan, pada area kerja ini telah terjadi beberapa kecelakaan kerja seperti tersengat aliran listrik, tersandung kabel, tertimpa barang, gangguan pernapasan, kotoran/debu masuk ke mata, dan terinjak scrap pemotongan. Hal tersebut terjadi dikarenakan bengkel tersebut belum menerapkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tempat kerja. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan risiko, menganalisis sumber bahaya dan risiko, dan melakukan penilaian terhadap sumber bahaya dan risiko K3 di Bengkel Las Teralis Ayu Karya. Metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) digunakan untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan bahaya dan risiko K3 yang terjadi. Konsep 5S juga digunakan untuk mengelola tempat kerja agar menjadi bersih, aman, dan nyaman sehingga pekerjaan tidak terganggu dan tujuan yang diinginkan perusahaan atau organisasi dapat tercapai. Hasil penelitian memperoleh data bahaya dan risiko K3, penilaian risiko yang bernilai tinggi untuk dilakukan pengendalian. Upaya pengendalian risiko K3 berupa mengganti mesin; penggunaan meja kerja, pemasangan layar pembatas, menggunakan peredam suara, membuat rak khusus penyimpanan; pemasangan tanda bahaya, pemasangan rambu batas area kerja, menyediakan kontak tanggap darurat. APD yang digunakan berupa APAR, masker, face shield, apron las, topeng las, sarung tangan, pakaian tahan api, fire helmet, safety shoes, ear plug, kotak P3K. Program 5S dilakukan melalui perancangan SOP dan jadwal pembersihan, perancangan layout usulan dan display pengingat 5S.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Hilma Raimona Zadry, S.T., M.Eng., Ph.D
Subjects: A General Works > AI Indexes (General)
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
T Technology > TS Manufactures
Divisions: Fakultas Teknik > Industri
Depositing User: S1 Teknik Industri
Date Deposited: 01 Aug 2023 04:50
Last Modified: 01 Aug 2023 04:50
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/209681

Actions (login required)

View Item View Item