PENENTUAN KANDUNGAN LOGAM BERAT (Pb, Cd, Fe, Cu) PADA IKAN SEGAR DENGAN METODA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA) DAN NILAI RISIKO KESEHATAN MANUSIA

INDRAYETI, PUTRI AYU (2023) PENENTUAN KANDUNGAN LOGAM BERAT (Pb, Cd, Fe, Cu) PADA IKAN SEGAR DENGAN METODA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA) DAN NILAI RISIKO KESEHATAN MANUSIA. Diploma thesis, UNIVERSITAS ANDALAS.

[img] Text (Abstrak)
Cover Abstrak.pdf - Published Version

Download (222kB)
[img] Text (Pendahuluan)
BAB I.pdf - Published Version

Download (115kB)
[img] Text (Penutup)
BAB V.pdf - Published Version

Download (84kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (159kB)
[img] Text (Skripsi)
Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Ikan merupakan salah satu sumber protein yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat disamping kandungan lemak essensial, vitamin dan mineral. Meskipun demikian, pengaruh pencemaran parairan yang disebabkan oleh pembuangan industri, limbah rumah tangga, limbah pertanian, drainase tambang mengindikasikan bahwa ikan juga dapat terkena logam berat diperairan tersebut. Logam berat tidak dapat terurai secara hayati sehingga menjadi pencemar yang berbahaya dan dapat menimbulkan masalah dalam aspek kehidupan. Pada penelitian ini sampel yang digunakan adalah jenis ikan air tawar (Ikan Gabus/Channa striata dan Ikan Lele/Clarias matrcachus) dan ikan air laut (Ikan Layang/Decopterus maruadsi dan Ikan Tuna/Thunnus tynnus) berasal dari salah satu pasar yang ada di Kota Padang. Kandungan logam Pb, Cd, Fe dan Cu dalam sampel ditentukan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Preparasi sampel dilakukan dengan metode destruksi basah menggunakan variasi tiga jenis pelarut untuk menentukan pelarut yang baik digunakan untuk mendestruksi sampel. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh pelarut aqua regia sebagai pelarut terbaik untuk melarutkan sampel ikan dibandingkan kedua pelarut lainnya (HNO3 p.a dan HNO3 p.a + H2O2 p.a). Dari hasil analisis sampel ikan didapatkan kadar logam Fe dan Cu pada ikan gabus sebesar (0,4389 mg/L dan 0,3504 mg/L) ikan lele (0,7106 mg/L dan 0,3835 mg/L) ikan layang (1,7605 mg/L dan 0,5398 mg/L) ikan tuna (1,0113 mg/L dan 0,5246mg/L) dan untuk logam Pb dan Cd tidak terdeteksi pada semua sampel jenis ikan. Penelitian ini juga menentukan nilai risiko kesehatan manusia yaitu Estimated Daily Intake (EDI), Target Hazard Quotient (THQ), dan Hazard Indexs (HI). Dari keempat sampel di dapatkan nilai HI pada sampel A (0,6839), B (0,6568), C (0,9963), D (1,1224). Standar nilai THQ dan HI yang tidak menimbulkan risiko kesehatan adalah di bawah 1. Nilai THQ dan HI pada sampel yang lebih besar dari 1 menunjukkan bahwa dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi manusia jika dikonsumsi. Kata kunci : Ikan, Logam Berat, Aqua regia, SSA, Nilai Risiko Kesehatan Manusia

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia
Depositing User: s1 kimia kimia
Date Deposited: 21 Jul 2023 02:00
Last Modified: 21 Jul 2023 02:00
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/208942

Actions (login required)

View Item View Item