Analisis Hubungan Faktor Risiko Bunuh Diri dengan Ide Bunuh Diri pada Remaja di Kota Rengat Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2016

Nur, Aulia (2016) Analisis Hubungan Faktor Risiko Bunuh Diri dengan Ide Bunuh Diri pada Remaja di Kota Rengat Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2016. Masters thesis, Fakultas Keperawatan.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf - Published Version

Download (129kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I baru.pdf - Published Version

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB VII)
BAB 7.pdf - Published Version

Download (127kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
daftar pustaka tesis.pdf - Published Version

Download (292kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Tesis Full Text)
Tesis Lengkap Aulia.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview

Abstract

PROGRAM STUDI S2 KEPERAWATAN PEMINATAN KEPERAWATAN JIWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS ANDALAS Tesis, Juni 2016 Nur Aulia Analisis Hubungan Faktor Risiko Bunuh Diri dengan Ide Bunuh Diri pada Remaja di Kota Rengat Tahun 2016 Xii + 99 Hal+12 Tabel+ 6 Lampiran+ 3 Skema Abstrak Tingginya angka kejadian bunuh diri khususnya pada kelompok usia remaja dimana masa remaja dapat menjadi salah satu waktu kerentanan terhadap ide bunuh diri. Data dari Komisi Nasional Perlindungan Anak di Indonesia dari kasus bunuh diri yang diterjadi dengan usia termuda adalah 13 tahun. Hal ini dapat terjadi karena berbagai faktor risiko bunuh diri pada remaja diantaranya adalah faktor psikologis, faktor keluarga, faktor lingkungan sosial, faktor biologi, faktor riwayat bunuh diri dan faktor orientasi seksual. Penelitian ini bertujuan mengetahaui hubungan ide bunuh diri dengan faktor risiko bunuh diri pada remaja. Desain penelitian analitik korelasi, pendekatan crosssection. Data dianalisis menggunakan chi square dan analisis regresi logistik untuk multivariat. Sampel 365 remaja dengan proposional random sampling. Hasil penelitian adalah sebagian besar remaja memiliki ide bunuh diri yang tinggi. Ada hubungan faktor psikologis dan faktor biologis dengan ide bunuh diri. Tidak ada hubungan antara faktor keluarga, faktor lingkungan sosial, faktor riwayat bunuh diri dan faktor orientasi seksual dengan ide bunuh diri. Faktor psikologis merupakanfaktor yang paling dominan terhadap ide bunuh diri. Saran bagi sekolah untuk meningkatkan bimbingan konseling sehingga lebih dini dalam mengidentifikasi adanya keinginan bunuh diri pada remaja. Kata Kunci : Ide Bunuh Diri, Faktor Risiko Bunuh Diri, Remaja Daftar Pustaka : 2001-2016

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Pascasarjana (Tesis)
Depositing User: s2 keperawatan keperawatan
Date Deposited: 28 Jul 2016 07:04
Last Modified: 28 Jul 2016 07:04
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/13154

Actions (login required)

View Item View Item