Hubungan Kadar Fibrinogen Plasma dengan Kontrol Glikemik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe-2

Niawaty, Putri (2022) Hubungan Kadar Fibrinogen Plasma dengan Kontrol Glikemik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe-2. Masters thesis, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

[img] Text (Cover&abstrak)
Cover&Abstrak- Hasil tesis Putriniawaty-Hubungan antara Fibrinogen Plasma dan HBA1c pada Pasien DMtipe2.pdf - Published Version

Download (257kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan- Hasil tesis Putriniawaty-Hubungan antara Fibrinogen Plasma dan HBA1c pada Pasien DMtipe2.pdf - Published Version

Download (187kB)
[img] Text (BAB 7. Simpulan dan Saran)
BABVII Simpulan dan Saran- Hasil tesis Putriniawaty-Hubungan antara Fibrinogen Plasma dan HBA1c pada Pasien DMtipe2.pdf - Published Version

Download (143kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka- Hasil tesis Putriniawaty-Hubungan antara Fibrinogen Plasma dan HBA1c pada Pasien DMtipe2.pdf - Published Version

Download (186kB)
[img] Text (Full Text)
fulltext-tesis drputriniawaty.pdf - Published Version

Download (5MB)

Abstract

LatarBelakang: Fibrinogen adalah protein koagulasi utama di dalam darah dan penanda inflamasi. Hiperfibrinogenemia pada pasien diabetes melitus tipe-2 (DM tipe-2) dapat menimbulkan kelainan pada sistem hemostasis, menginduksi proinflamasi, protrombotik dan aterogenesis serta perkembangan komplikasi kardiovaskular. Pemeriksaan fibrinogen dapat digunakan mengidentifikasi keadaan protrombosis dan risiko aterosklerosis pasien DM tipe-2. Pemeriksaan HbA1c menggambarkan keadaan kontrol glikemik jangka panjang pada pasien DM tipe-2, yang jika kontrol glikemik baik (HbA1c<7%) akan menurunkan komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular. Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara kadar fibrinogen plasma dengan kontrol glikemik pada pasien DM tipe-2 di RSUP. Dr. M. Djamil Padang. Metode: Penelitian analitik potong lintang dilakukan pada 85 pasien DM tipe-2 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi di Laboratorium Sentral RSUP Dr. M. Djamil Padang mulai bulan November 2021 sampai Agustus 2022. Pemeriksaan kadar fibrinogen menggunakan metode clotting assay (clauss method). Pemeriksaan HbA1c menggunakan metode boronate affinity untuk menentukan kontrol glikemik baik (HbA1c<7%) atau buruk (HbA1c ≥7%) pada pasien DM tipe-2. Analisis bivariat menggunakan uji Mann-Whitney dan korelasi Spearman untuk menganalisis hubungan kadar fibrinogen dengan kontrol glikemik. Hasil : Rerata usia subjek penelitian yaitu 56,06(7,64) tahun, dengan laki-laki sebanyak 56% dan perempuan sebanyak 43,5%. Median kadar fibrinogen pada pasien DM tipe-2 adalah 349,9(237,5-636,1) mg/dL. Median HbA1c pada pasien DM tipe-2 adalah 7,2(5,4-12,3)%. Median kadar fibrinogen pada pasien DM tipe-2 dengan kontrol glikemik baik yaitu 332,0(237,5-530,1) mg/dL. Median kadar fibrinogen pada pasien DM tipe-2 dengan kontrol glikemik buruk 368,0(305,1-636,1) mg/dL. Analisis bivariat menunjukkan perbedaan bermakna kadar fibrinogen antara pasien DM tipe-2 dengan kontrol glikemik baik dan buruk (p=0,002). Kadar fibrinogen memiliki korelasi sedang dan bermakna dengan HbA1c pada pasien DM tipe-2 (r=0,456, p<0,05). Simpulan: Hasil penelitian ini memperlihatkan hubungan kadar fibrinogen dengan kontrol glikemik pada pasien DM tipe-2. Kata Kunci: fibrinogen, HbA1c, diabetes melitus tipe-2.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Fakultas Kedokteran
Depositing User: s2 Program Pendidikan Dokter Spesialis
Date Deposited: 01 Sep 2022 09:13
Last Modified: 01 Sep 2022 09:13
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/112066

Actions (login required)

View Item View Item