TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERJANJIAN LISENSI COPYRIGHTS NOVEL TERJEMAHAN DIKAITKAN DENGAN HUKUM INTERNASIONAL DAN HUKUM NASIONAL INDONESIA

ADRIANTO, ADRIANTO (2014) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERJANJIAN LISENSI COPYRIGHTS NOVEL TERJEMAHAN DIKAITKAN DENGAN HUKUM INTERNASIONAL DAN HUKUM NASIONAL INDONESIA. Diploma thesis, UNIVERSITAS ANDALAS.

[img] Text (SKRIPSI)
201409031404rd_skripsi adrianto.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (729kB)

Abstract

Diratifikasinya Konvensi Bern oleh Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 1997 tentang Perlindungan Karya Sastra dan Seni, mewajibkan Indonesia untuk mengharmonisasikan standar hukum nasional dengan Konvensi Bern tentang perlindungan karya sastra dan seni dengan dikeluarkannya Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta. Dalam Undang-undang Hak Cipta salah satu ciptaan yang dilindungi adalah buku baik buku karya ilmiah maupun buku fiksi (sastra) seperti novel hasil terjemahan. Pencipta atas novel dapat memperbanyaknya sendiri maupun dengan mengizinkan pihak lain seperti penerbit buku untuk memperbanyaknya berdasarkan perjanjian lisensi untuk menggunakan hak cipta dari pencipta secara sah atau legal. Perjanjian lisensi ini bertujuan untuk melindungi karya pencipta supaya tidak dimanfaatkan oleh pihak lain secara tidak bertanggung jawab meskipun masih banyak kita temukan pelanggaran-pelanggaran atas ciptaan seseorang. Oleh karena itu, perjanjian lisensi adalah upaya untuk mencegah pembajakan karya cipta seseorang dalam bentuk serupa. Ruang lingkup dari permasalahan dalam penulisan skripsi ini adalah pengaturan dan pelaksanaan perjanjian lisensi novel terjemahan dalam edisi berbahasa Indonesia dikaitkan dengan hukum internasional dan hukum nasional Indonesia (Perjanjian Lisensi Antara PT. Mizan Pustaka dengan Hachette Book Group, Inc., New York, USA), dan bagaimana proteksi hukum internasional maupun hukum nasional dalam memberikan perlindungan novel terjemahan sebagai ciptaan yang dilindungi oleh hak cipta dan apa kendala dalam perjanjian lisensi novel asing dalam edisi terjemahan berbahasa Indonesia. Penelitian menggunakan penelitian yuridis normatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan menggunakan data pustaka, selain itu juga dilakukan wawancara dengan pihak terkait untuk menambah validasi data yang diolah sehingga diperoleh hasil yang mampu menjawab dari rumusan masalah skripsi ini. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa yang pertama Pengaturan perjanjian lisensi novel terjemahan diatur dalam Pasal 45 Undang-undang Hak Cipta Nomor 19 Tahun 2002 dan Pasal I-IV aturan tambahan Konvensi Bern, dan pelaksanaan perjanjian lisensi novel terjemahan dilaksanakan oleh PT. Mizan Pustaka Bandung dengan Hachette Book Group, Inc., New York, USA dilaksanakan dengan perjanjian lisensi dengan pembayaran royalti sebesar 7% dari seluruh eksemplar yang terjual kepada pemegang hak dan pemegang hak berhak atas laporan penjualan novel tersebut di Indonesia, dan PT. Mizan Pustaka mendapat hak untuk menerjemahkan, mencetak dan menerbitkan novel asing dalam edisi terjemahan. Kedua perlindungan hukum yang diberikan terhadap karya cipta seperti novel terjemahan diberlakukan sama (national treatment) asalkan negara asal novel asing tersebut telah tergabung dalam negara peserta Konvensi Bern. Ketiga bahwa kendala dalam perjanjian lisensi novel asing dalam edisi terjemahan adalah banyaknya penerbit yang ada di Indonesia yang meminati buku yang sama untuk diterjemahkan, maka penerbit harus melakukan penawaran atau bidding yang efektif agar buku yang diminati tidak jatuh ke penerbit lain.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Depositing User: Yth Vebi Dwi Putra
Date Deposited: 18 May 2016 10:17
Last Modified: 18 May 2016 10:17
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/9026

Actions (login required)

View Item View Item