PENGARUH VARIASI KETINGGIAN CONE TERHADAP PENYISIHAN KEKERUHAN AIR BAKU PADA UNIT SEDIMENTASI METODE CONTINUOUS DISCHARGE FLOW (CDF)

Yar, Gustina (2021) PENGARUH VARIASI KETINGGIAN CONE TERHADAP PENYISIHAN KEKERUHAN AIR BAKU PADA UNIT SEDIMENTASI METODE CONTINUOUS DISCHARGE FLOW (CDF). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
Cover Abstrak.pdf - Published Version

Download (204kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab I)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab V)
BAB V Penutup.pdf - Published Version

Download (282kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (396kB) | Preview
[img] Text (Draft Tugas Akhir)
TUGAS AKHIR_YAR GUSTINA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Unit sedimentasi metode Continuous Discharges Flow (CDF) bukaan 6% mampu menyisihkan kekeruhan air baku yaitu 82,38% pada penelitian Novembri (2019). Modifikasi ketinggian cone dari dasar ke bagian atas zona pengendapan dapat memperpendek jarak pengaruh aliran buangan CDF terhadap partikel flok sehingga dapat disisihkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi penyisihan kekeruhan air baku terhadap 3 variasi ketinggian cone pada unit sedimentasi metode CDF bukaan 6% sehingga diperoleh ketinggian cone yang optimum. Penelitian menggunakan reaktor skala laboratorium kapasitas 240 L/jam dengan miniatur IPA yang terdiri dari unit koagulasi, flokulasi dan sedimentasi. Unit sedimentasi metode CDF bukaan 6% dengan variasi ketinggian cone 0 cm, 33 cm dan 66 cm dari dasar zona pengendapan. Air baku yang digunakan adalah Sungai Batang Kuranji dengan kekeruhan yaitu 25,875-26,012 NTU dan menggunakan koagulan tawas pada proses koagulasi. Hasil penelitian dengan modifikasi ketinggian cone dapat meningkat efisiensi penyisihan kekeruhan pada ketinggian cone 0 cm, 33 cm dan 66 cm yaitu secara berturut-turut 82,880%, 83,863% dan 84,600%. Hasil penelitian menunjukkan ketinggian cone optimum adalah 66 cm dari dasar zona pengendapan dengan efisiensi penyisihan kekeruhan lebih tinggi 1,720% dari ketinggian cone 0 cm. Analisis pengaruh ketinggian cone terhadap penyisihan kekeruhan menggunakan korelasi Rank Spearman, menunjukkan variasi ketinggian cone dari dasar zona pengendapan memiliki pengaruh yang sangat kuat, semakin tinggi posisi cone dari dasar zona pengendapan maka nilai efisiensi penyisihan kekeruhan semakin meningkan sedangkan terhadap nilai suhu dan pH tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Nilai bilangan Reynolds (NRe) dan bilangan Froude (NFr) tidak mengalami perubahan pada luasan cone yang konstan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Ridwan, M.T
Uncontrolled Keywords: efisiensi penyisihan, kekeruhan, ketinggian cone, sedimentasi metode CDF
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik > Lingkungan
Depositing User: s1 teknik lingkungan
Date Deposited: 14 Sep 2021 07:21
Last Modified: 14 Sep 2021 07:21
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/82114

Actions (login required)

View Item View Item