Analisis Divergensi Genetik Spesies Invasif Murbei (Morus Alba L.) Di Sumatera Barat Menggunakan Internal Transcribed Spacer (ITS)

Indah, Rahayu Pratiwi (2021) Analisis Divergensi Genetik Spesies Invasif Murbei (Morus Alba L.) Di Sumatera Barat Menggunakan Internal Transcribed Spacer (ITS). Masters thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
COVER dan ABSTRAK. pdf.pdf - Published Version

Download (133kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab I Pendahuluan)
BAB I (Pendahuluan). pdf.pdf - Published Version

Download (124kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab V Penutup)
BAB V (Penutup dan Kesimpulan). pdf.pdf - Published Version

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA. pdf.pdf - Published Version

Download (351kB) | Preview
[img] Text (Tesis full text)
Tesis Full Teks. pdf.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Morus alba (Murbei) adalah salah satu tanaman invasif yang berasal dari Cina dan ditanam secara luas di Indonesia sejak 1948 untuk pemeliharaan ulat sutera. Pada umumnya tumbuhan invasif mampu beradaptasi di lingkungan yang baru dan cenderung memiliki keragaman genetik yang tinggi untuk beradaptasi pada berbagai kondisi lingkungan. Divergensi genetik diperlukan untuk mempertimbangkan sifat invasif (invasiveness) dari M. alba di suatu kawasan. Tujuan penelitian ini menganalisis keragaman genetik dan divergensi genetik M. alba di Sumatera Barat. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat diperoleh pemahaman sejarah sebaran jenis ini di Sumatera Barat sehingga keberadaan spesies M.alba menjadi lebih efisien. Sampel daun dikumpulkan dari lokasi yang ditemukan yang terdiri dari empat populasi, terletak di Agam, Dharmasraya, Padang, dan Padang Panjang. Analisis genetik dilakukan dengan menggunakan penanda molekuler Internal Transcribed Spacer (ITS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdeteksi keragaman genetik/haplotype diversity (Hd= 0,00)yang berarti semua aksesi mempunyai type haplotipe yang sama, sehingga tingkat divergensi genetik antar populasi juga tidak terdeteksi. Analisis Haplotype Networkmenunjukkan empat populasi M. Alba di Sumatera Barat berasal dari nenek moyang yang sama. Analisis filogenetik memperlihatkantopologi monofiletik membentuk satu klaster.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa M.alba yang tersebar di Indonesia berasal dari nenek moyang yang sama.Keragaman dan divergensi genetik yang bernilai rendah mengindikasikan daya invasif jenis ini tidak mengkhawatirkan dalam menggangu tumbuhan asli.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Q Science > QK Botany
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
Pascasarjana (Tesis)
Depositing User: S1 Biologi Biologi
Date Deposited: 20 Aug 2021 04:12
Last Modified: 20 Aug 2021 04:12
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/79789

Actions (login required)

View Item View Item