PERANAN PENYIDIK DALAM PENANGANAN TINDAK PIDANA JAMINAN FIDUSIA TERHADAP PENGALIHAN KENDARAAN BERMOTOR SEBAGAI OBJEK JAMINAN FIDUSIA TANPA PERSETUJUAN TERTULIS KREDITUR DI WILAYAH HUKUM POLDA SUMBAR

Tifany Dwi, Aprima (2021) PERANAN PENYIDIK DALAM PENANGANAN TINDAK PIDANA JAMINAN FIDUSIA TERHADAP PENGALIHAN KENDARAAN BERMOTOR SEBAGAI OBJEK JAMINAN FIDUSIA TANPA PERSETUJUAN TERTULIS KREDITUR DI WILAYAH HUKUM POLDA SUMBAR. Diploma thesis, Universitas Andals.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (155kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab I Pendahuluan)
Bab I.pdf - Published Version

Download (158kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab IV Penutup)
Bab IV.pdf - Published Version

Download (93kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (220kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (926kB)

Abstract

ABSTRAK Dalam Pasal 6 ditentukan bahwa penyidik merupakan pejabat polisi negara Republik Indonesia dam Pejabat Pegawai Negeri Sipil yang diberi wewenang khusus oleh Undang-undang untuk melakukan proses penyidikan yang berguna untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang suatu tindak pidana termasuk melakukan kegiatan penyidikan dalam tindak pidana terkait pengalihan kendaraan bermotor sebagai objek jaminan fidusia. Pengalihan objek jaminan fidusia tanpa persetujuan kreditur merupakan suatu tindak pidana yang telah diatur didalam Pasal 36 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999. Permasalahan yang diangkat dalam penulisan ini adalah peranan penyidik dalam menangani tindak pidana dalam jaminan fidusia terkait pengalihan objek jaminan fidusia tanpa persetujuan tertulis dari kreditur dan kendala dalam upaya penanganan kasus tindak pidana jaminan fidusia terkait pengalihan obyek jaminan fidusia tanpa persetujuan tertulis dari kreditur. Penulisan skripsi ini bersifat deskriptif analisis dengan metode pendekatan yuridis sosiologis (empiris) dengan mengumpulkan jenis dan sumber data seperti data primer, sekunder, dan tersier seperti peraturan perundang-undangan, buku-buku, jurnal, dan juga literatur-literatur dan juga pendapat-pendapat sarjana hukum yang berhubungan. Dalam teknik pengumpulan data digunakan antara lain studi dokumen dan wawancara. Selanjutnya dianalisis dengan metode pengolahan data dengan menggunaka metode editting dan dianalisis dengan cara kualitatif yakni menghubungkan permasalahan yang telah dikemukakan dengan teori yang relevan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa dalam proses penyidikan, memiliki peran dalam hal menerima laporan polisi, memeriksa alat bukti seperti dokumen pembiayaan dan meminta akta jaminan fidusia pada yang dikeluarkan oleh Kemenkum dan HAM. Kendala yang dihadapi penyidik pada tindak pidana jaminan fidusia terkait pengalihan objek jaminan fidusia yaitu adanya seperti tersangka tidak ada ditempat, melarikan diri, tidak memiliki tempat tinggal yang tetap ataupun identitasnya tidak jelas dan objek jaminan yang belum ditemukan. Kata Kunci: Penyidik, Kendaraan Bermotor, Jaminan Fidusia

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Efren Nova, S.H., M.H
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Depositing User: S1 Ilmu Hukum
Date Deposited: 17 Jun 2021 02:33
Last Modified: 17 Jun 2021 02:33
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/76459

Actions (login required)

View Item View Item