FIELD, TENOR, AND MODE IN THE TRANSCRIPTS OF SPEECH OF BARACK OBAMA AND SUSILO BAMBANG YUDHOYONO IN THE JAKARTA POST

SUCI, DIRLIANI (2011) FIELD, TENOR, AND MODE IN THE TRANSCRIPTS OF SPEECH OF BARACK OBAMA AND SUSILO BAMBANG YUDHOYONO IN THE JAKARTA POST. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Skripsi Fulltext)
1476.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (761kB)

Abstract

Dalam skripsi ini penulis menganalisis konteks situasi yang muncul dalam teks pidato Barack Obama (BO) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang di muat pada Headlines berita The Jakarta Post tanggal 10 November 2010 di situs resminya (www.thejakartapost.com). Penulis mengambil dua teks pidato yang berjudul “Remark by President Barack Obama and President Yudhoyono of Indonesia before Expanded Bilateral Meeting and Press Conference by President Obama and President Yudhoyono of Indonesia”. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah (1) Menggambarkan bagaimana elemen-elemen konteks situasi (field, tenor, dan mode) berinteraksi antara satu dengan yang lainnya pada teks pidato BO dan SBY. (2) Mengetahui ciri khas pidato BO dan SBY. Data dianalisis dengan menggunakan metode padan (referential identity method). Teknik yang digunakan adalah non-participant observational technique. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Systemic Functional Linguistics (SFL) yang dikemukakan oleh M. Halliday (1985&1994) dan dikembangkan oleh beberapa ahli seperti Collerson (1994), Gerot & Wignell (1995), Suzzane Eggins (2004), Downing & Locke (1992), dan Droga & Humprey (2002). Analisis data dititikberatkan pada konteks situasi (field, tenor, and mode) yang dihubungkan dengan metafungsi bahasa (ideational function, interpersonal function, and textual function). Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui karakteristik teks pidato BO dan SBY. Dari hasil analisis ditemukan bahwa teks pidato BO dan SBY memiliki sistem penyampaian makna yang khas. Hal ini dapat dilihat dari karakteristik pidato BO and SBY yang dipengaruhi oleh metafungsi bahasa (ideational function, interpersonal function, and textual function). Dilihat dari ideational function, pidato BO lebih fokus pada pernyataan yang disampaikan kepada hadirin; sedangkan SBY lebih fokus pada topik pembahasan dalam pidatonya. Dilihat dari interpersonal function, BO adalah pribadi yang terbuka dalam menyampaikan idenya kepada orang lain; sedangkan SBY adalah pribadi yang tidak terlalu terbuka dalam menyampaikan idenya kepada orang lain. Dilihat dari textual function, pidato BO bertujuan untuk mempengaruhi hadirin agar menerima pendapatnya; sedangkan SBY bertujuan untuk mendukung pidato yang disampaikan oleh BO.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: P Language and Literature > PE English
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Inggris
Depositing User: ms Meiriza Paramita
Date Deposited: 04 May 2016 04:20
Last Modified: 04 May 2016 04:20
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/7580

Actions (login required)

View Item View Item