PENERIMAAN MASYARAKAT TERHADAP NARAPIDANA ASIMILASI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN PAYAKUMBUH BARAT

Sulistyana, sulistyana (2021) PENERIMAAN MASYARAKAT TERHADAP NARAPIDANA ASIMILASI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KECAMATAN PAYAKUMBUH BARAT. Diploma thesis, universitas andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan abstrak)
abstrak-dikonversi.pdf - Published Version

Download (70kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1-dikonversi (1).pdf - Published Version

Download (293kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 4)
BAB 4-dikonversi.pdf - Published Version

Download (29kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar pustaka-dikonversi (1).pdf - Published Version

Download (36kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
skripsi full text-dikonversi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Sulistyana, 1710812027, Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, Padang, 2021. Judul Skripsi: Penerimaan Masyarakat Terhadap Narapidana Asimilasi Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kecamatan Payakumbuh Barat. Pembimbing I, Dra. Fachrina, M.Si. Pembimbing II, Dra. Dwiyanti Hanandini, M.Si Penerimaan masyarakat terhadap narapidana asimilasi pada masa pandemi Covid19 tentu berbagai macam. Hal ini karena adanya anggapan masyarakat bahwa pada saat narapidana diberikan program asimilasi yang artinya narapidana tidak menyelesaikan hukumannya secara keseluruhan sehingga dianggap belum memiliki sifat jera dan terlebih lagi program asimilasi dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19 dianggap tidak terlalu tepat karena ditakutkan ketika narapidana dibebaskan maka ia akan keluar kesana kemari untuk mencari pekerjaan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori labeling (labeling theory) yang digagas oleh Edwin M. Lemert. Teori ini membahas sebuah definisi yang ketika diberikan kepada seseorang akan menjadi identitas diri orang tersebut, dan menjelaskan orang dengan tipe bagaimanakah dia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan tipe penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam. Pemilihan informan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini yaitu narapidana, kerabat, dan masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk penerimaan masyarakat, harapan masyarakat terhadap narapidana asimilasi pada masa pandemic Covid-19 di Kecamatan Payakumbuh Barat dan mengidentifikasi perilaku-perilaku yang terjadi kepada narapidana asimilasi serta harapan narapidana kepada masyarakat. Dari hasil penelitian ditemukan bentuk-bentuk penerimaan masyarakat terhadap narapidana asimilasi pada masa pandemi Covid-19 terutama di daerah Kecamatan Payakumbuh Barat. Bentuk penerimaan masyarakat dapat berupa menerima narapidana tetap berbaur dan berada di lingkungan mereka, tetap memberikan narapidana pekerjaan, menantikan kepulangan serta bersifat masa bodoh saja. Walaupun pada dasarnya masyarakat menerima keberadaan narapidana juga terdapat sebuah harapan masyarakat kepada narapidana yaitu kejadian tersebut tidak terulang kembali, narapidana menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Ketika narapidana sudah dinyatakan bebas timbul perilaku-perilaku pasca pembebasan seperti narapidana tidak ingin keluar rumah disebakan ada perasaan tidak enak kepada masyarakat, beberapa narapidana tetap bisa bekerja dan beberapa lainnya sempat mengalami trauma narapidana pun juga memiliki harapan kepada masyaraka, agar masyarakat dapat menerima mereka dan memperlakukan mereka dengan baik. Kata kunci:Penerimaan, Masyarakat, Narapidana

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dra. Fachrina, M.Si
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: s1 sosiologi sosiologi
Date Deposited: 21 May 2021 02:24
Last Modified: 21 May 2021 02:24
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/75685

Actions (login required)

View Item View Item