KEMAMPUAN BEBERAPA SPESIES RIZOBAKTERI TERSELEKSI DALAM MENGINDUKSI KETAHANAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) TERHADAP Cucumber Mosaic Virus

M., Arif Ridho (2021) KEMAMPUAN BEBERAPA SPESIES RIZOBAKTERI TERSELEKSI DALAM MENGINDUKSI KETAHANAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) TERHADAP Cucumber Mosaic Virus. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (cover dan abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (121kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V Penutup)
BAB V PENUTUP.pdf - Published Version

Download (56kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (210kB) | Preview
[img] Text
Skripsi M. Arif Ridho full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Cucumber Mosaic Virus (CMV) merupakan salah satu penyakit utama tanaman mentimun, karena mengakibatkan kehilangan hasil 40-60%, dan mempunyai kisaran inang yang luas. Rizobakteri merupakan organisme perakaran tanaman yang saat ini banyak dikembangkan sebagai agens hayati. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh rizobakteri yang mampu menginduksi ketahanan mentimun terhadap CMV. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 9 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari: 6 jenis rizobakteri (Serratia marsescens galur AR1, Alcaligenes faecalis galur AJ14, Stenotrophomonas pavanii galur KJKB 5.4, Pseudomonas fluorescens galur LPK1-9, Bacillus cereus galur AJ 34, dan Stenotrophomonas maltophilia galur LMTSA 5.4), Asam Ortohidroksibenzot (Asam salisilat) dan kontrol ( positif dan negatif ). Penelitian meliputi aplikasi rizobakteri dengan cara seedtreatment benih mentimun dengan suspensi rizobakteri selama 15 menit sebelum di tanam. CMV diinokulasi pada kotiledon mentimun umur 7 hari setelah tanam. Peubah yang diamati yaitu, perkembangan penyakit CMV dan pertumbuhan tanaman mentimun. Data dianalisis menggunakan sidik ragam, apabila berbeda nyata dilanjutkan dengan uji LSD pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat P. fluorescens LPK1-9 merupakan isolat yang paling baik dalam menekan pertumbuhan penyakit mozaik virus secara in planta, dengan efektifitass massa inkubasi 33,33%, persentase daun terserang 12,2% dan keparahan penyakit 39,86%. Kata kunci: Induksi ketahanan, mentimun, cucumber mosaic virus, rizobakteri.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. Haliatur Rahma, SSi. MP
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroekoteknologi
Depositing User: S1 Agroteknologi Agroteknologi
Date Deposited: 30 Apr 2021 06:13
Last Modified: 30 Apr 2021 06:13
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/74853

Actions (login required)

View Item View Item