HUBUNGAN KADAR FERRITIN SERUM DENGAN FUNGSI TIROID PADA ANAK DENGAN THALASSEMIA β MAYOR

MELISHA, L. GAYA (2021) HUBUNGAN KADAR FERRITIN SERUM DENGAN FUNGSI TIROID PADA ANAK DENGAN THALASSEMIA β MAYOR. Masters thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf - Published Version

Download (285kB) | Preview
[img]
Preview
Text (bab i)
BAB I.pdf - Published Version

Download (189kB) | Preview
[img]
Preview
Text (bab vii)
BAB VII.pdf - Published Version

Download (171kB) | Preview
[img]
Preview
Text (dapus)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (223kB) | Preview
[img] Text (tesis fulltext)
Tesis Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Thalassemia β mayor merupakan penyakit kelainan darah yang menyebabkan anemia kronik, diikuti dengan hipoksia jaringan kronik, dan membutuhkan transfusi darah berulang. Defek perfusi jaringan bersama dengan penumpukan besi menyebabkan efek toksik pada berbagai organ, salah satunya kelenjar tiroid. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kelebihan beban besi (ferritin serum) dengan kejadian hipotiroid pada anak yang menderita thalassemia β mayor di RSUP Dr.M.Djamil. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional terhadap 43 subjek dengan thalassemia β mayor dan mendapat transfusi darah rutin di RSUP Dr.M.Djamil periode April 2018 sampai Februari 2019. Subjek dipilih secara total sampling dan dikelompokkan menjadi dua kelompok berdasarkan kadar ferritin serum, yaitu <2.500 µg/L, dan >2.500 µg/L. Pemeriksaan kadar FT4 dan TSH dengan menggunakan metode ELFA dan dikelompokan menjadi eutiroid dan hipotiroid. Analisis statistik bermakna dengan p<0.05. Hasil: Kadar ferritin serum < 2.500 µg/L dan > 2.500 µg/L terdapat pada masing-masing 19 (44,2%) dan 24 (55,8%) subjek. Hipotiroid terjadi pada 13 (38,1%) subjek dengan kadar ferritin > 2.500 μg/L dan 8 (38,1%) subjek dengan kadar ferritin < 2.500 µg/L. Tidak ditemukan hubungan bermakna antara ferritin serum dengan fungsi tiroid pada subjek (p=0,432). Kesimpulan: Persentase hipotiroid meningkat sesuai dengan meningkatnya kadar ferritin serum, namun tidak terdapat hubungan bermakna antara kadar ferritin serum dengan fungsi tiroid pada anak dengan thalassemia β mayor.

Item Type: Thesis (Masters)
Primary Supervisor: dr. Eka Agustia Rini, Sp.A(K),
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: anak, ferritin, thalassemia, tiroid.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Depositing User: s2 Program Pendidikan Dokter Spesialis
Date Deposited: 29 Apr 2021 01:50
Last Modified: 29 Apr 2021 01:50
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/74798

Actions (login required)

View Item View Item