SENGKETA PENGELOLAAN HARTA PUSAKO TINGGI BERUPA SAWAH (Studi Kasus Di Desa Rantih Kec. Talawi Kota Sawahlunto)

Fadhli, Mahfudz (2021) SENGKETA PENGELOLAAN HARTA PUSAKO TINGGI BERUPA SAWAH (Studi Kasus Di Desa Rantih Kec. Talawi Kota Sawahlunto). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (241kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab I Pendahuluan)
Bab I.pdf - Published Version

Download (445kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab IV Penutup)
Bab IV.pdf - Published Version

Download (219kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (280kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Harta dalam masyarakat Minangkabau dinamakan pusako. Harta pusako hanya bisa diwariskan melalui garis keturunan perempuan secara kolektif, sedangkan anak laki- laki dari garis keturunan ibu tersebut tidak dapat mewariskan harta pusako kepada anaknya. Didalam rumah gadang berkuasa seorang laki- laki yang disebut mamak rumah atau tungganai. Tungganai adalah saudara laki- laki tertua dari ibu untuk membimbing anggota keluarga terdekatnya. Pemegang kendali pengaturan dan pemeliharaan terhadap harta pusako dari kaumnya disebut mamak kepala waris. Harta pusako dalam kekerabatan matrilineal tidak dapat dibagi-bagikan, digadaikan, apalagi dijual. Harta pusako bersifat tetap dalam suatu kaum. Harta pusako tinggi yaitu segala harta pusako yang diwarisi secara turun temurun dalam suatu kaum yang bertali darah menurut garis ibu. Harta dapat berupa hutan, tanah, sawah, ladang, perumahan, emas, perak, dan sebagainya. Penguasaan harta dan pengelolaan harta pusako tinggi dapat menimbukan konflik antara paruik dalam kaum. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu, apa yang menjadi penyebab terjadi sengketa pengelolaan harta pusako tinggi berupa sawah di Desa Rantih Kec. Talawi Kota Sawahlunto dan bagaimana penyelesaian sengketa pengelolaan harta pusako tinggi berupa sawah di Desa Rantih Kec. Talawi Kota Sawahlunto. Penelitian ini dilakukan di Desa Rantih Kec. Talawi Kota Sawahlunto. Penelitian ini dilakukan dengan metode yuridis sosiologis. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data diperoleh dengan cara studi dokumen dan wawancara dengan Ketua KAN Nagari Sijantang Desa Rantih, Kepala Desa Rantih, Mamak kepala waris dan para pihak yang bersengketa. Berdasarkan hasil penelitian dapat dismipulkan bahwa faktor penyebab terjadinya sengketa pengelolaan harta pusako tinggi berupa sawah adalah Hasni sebagai anak peremuan tidak mendapatkan haknya untuk mengelola sawah harta pusako tinggi tersebut. Proses penyelesaian sengketa pengelolaan harta pusako tinggi berupa sawah antara pihak Eri dan Hasni dilakukan dengn cara negosiasi melalui mamak kepala waris. Pihak Eri tidak menerima hasil keputusan negosiasi oleh mamak kepala waris dan pihak Hasni tidak mau melanjutkan sengketa pengelolaan sawah tersebut.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Hj. Zahara, S.,H., M.H
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Depositing User: S1 Ilmu Hukum
Date Deposited: 29 Apr 2021 03:25
Last Modified: 29 Apr 2021 03:25
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/74676

Actions (login required)

View Item View Item