FENOMENA FANATISMEK-POPERS INDONESIA ( Studi Fenomenologi pada ShineeWorld Indonesia)

Dita, Yuristia Firnanda (2014) FENOMENA FANATISMEK-POPERS INDONESIA ( Studi Fenomenologi pada ShineeWorld Indonesia). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Skripsi Fulltext)
2748.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Fans K-pop atau yang biasa disebut K-popers sangat banyak jumlahnya, salah satunya adalah Shinee World. Shinee World (untuk selanjutnya akan disingkat dengan Shawol) adalah nama resmi klub fans dari Boy Group Shinee. Di Indonesia pun terdapat Shinee World Indonesia. Shawol berasal dari kata Shinee World yang diambil dari judul full album pertama Shinee “The Shinee World”. Shawol resmi diumumkan sebagai fans club resmi Shinee pada tanggal 31 agustus 2008 (shin, 2011:145). Shinee merupakan kontemporer R&B grup yang debut pada tahun 2008 oleh SM Entertaiment. Dengan single mereka yang berjudul Replay. Shinee terdiri dari Onew, Jonghyun, Minho, Key, dan Taemin. Sejak debut, Shinee sudah merilis empat full album, empat mini album, dan banyak single lain. Shinee juga telah meraih banyak penghargaan baik di ajang nasional maupun internasional. Hal yang demikian membuat jumlah fans Shinee semakin bertambah. Sebagai artis baru, prestasi dan pengalaman Shinee sudah banyak. Mereka sudah melakukan tiga tour konser mereka sendiri yang dinamakan Shinee World Concert, dan mereka juga telah membintangi banyak iklan dari merek terkenal, memenangkan berbagai macam penghargaan. Shinee bahkan memiliki acara reality show mereka sendiri. Sekarang K-pop sudah berhasil menarik perhatian dunia dengan kultur dan ciri khasnya sendiri. Walaupun demikian tidak semua orang dapat menikmati K-pop, dan salah satu alasannya adalah fanatisme yang berlebihan. Di dunia maya biasanya terjadi “Fan War” perkelahian antar fans yang berkesan sangat berlebihan. Lebih parahnya lagi ada yang membawa perkelahian ini ke dalam dunia nyata, dan dapat berakibat baku hantam antar kedua belah pihak. Tetapi tidak semua penggemar K-pop berprilaku demikian. Ada pula penggemar K-pop yang berpengetahuan luas, berpikiran lebih dewasa dan positif, yang memahami definisi dan sejarah dari K-pop dan para artisnya sendiri, dan tentunya memberikan dukungan kepada para musisi K-pop dengan jalan yang positif pula. Misalnya saja para Shinee World Indonesia yang menyumbangkan beras kepada yang membutuhkan dalam rangka ulang tahun shine yang ke 4 yang lalu di Jakarta (offshawolindo, 2012).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: mrs Rahmadeli rahmadeli
Date Deposited: 12 May 2016 09:58
Last Modified: 12 May 2016 09:58
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/7459

Actions (login required)

View Item View Item