IDENTIFIKASI SINGLE NUCLEOTIDE POLYMORPHISM (SNP) GEN FOLLICLE STIMULATING HORMONE RECEPTOR (FSHR) EXON 9 DAN INTRON 9 PADA SAPI PESISIR

MASNA, NURHIDAYATI (2021) IDENTIFIKASI SINGLE NUCLEOTIDE POLYMORPHISM (SNP) GEN FOLLICLE STIMULATING HORMONE RECEPTOR (FSHR) EXON 9 DAN INTRON 9 PADA SAPI PESISIR. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (cover & abstrak)
COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text (pendahuluan)
PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text (kesimpulan)
KESIMPULAN.pdf - Published Version

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text (daftar pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (116kB) | Preview
[img] Text (skripsi full text)
SKRIPSI MASNA NURHIDAYATI (KOMPRE) FIXXX.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

IDENTIFIKASI SINGLE NUCLEOTIDE POLYMORPHISM (SNP) GEN FOLLICLE STIMULATING HORMONE RECEPTOR (FSHR) EXON 9 DAN INTRON 9 PADA SAPI PESISIR MASNA NURHIDAYATI, dibawah bimbingan Prof. Dr. Ir. Yurnalis, M.Sc Dan Dr. Ir. Jaswandi, MS Program Studi Teknologi Produksi Ternak, Peternakan Universitas Andalas, 2021 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keragaman genetik gen Follicle Stimulating Hormone Receptor (FSHR) exon 9 dan intron 9 pada sapi Pesisir menggunakan SNP dengan teknik sekuensing. Pada penelitian ini digunakan sebanyak 70 sampel darah sapi Pesisir yang didapatkan dari penelitian sebelumnya. DNA dari sampel darah diisolasi menggunakan protocol Genomik DNA Purification Kit (Promega). DNA total kemudian diamplifikasi menggunakan sepasang primer F : 5′-TTA GGC CCT GTG ACT GTG AG-3′ dan R : 5′-CTG GCA AAG AGG GAA CAA GAG -3′ yang menghasilkan fragmen gen FSHR sepanjang 962 bp. Produk amplifikasi disekuensing menggunakan jasa dari 1st Base Singapore. Dari hasil penelitian ini diperoleh populasi sapi Pesisir yang beragam (polimorfik). Dari 70 sampel sapi Pesisir yang disekuensing terdapat 5 polimorfisme di daerah exon 9 dan intron 9 yang terdapat pada posisi 18 (A – G), 213 (T – C), +49 (A – T), +232 (A – C), +252 (G – A). Terdapat 3 mutasi jenis transisi pada posisi 8 dan posisi +252 dan 2 mutasi jenis transversi pada posisi 213, posisi +49 dan posisi +232. Dari hasil penelitian ini dapat dikemukakan bahwa frekuensi genotip dari populasi sapi Pesisir ini berada dalam ketidakseimbangan Hardy-Weinberg. Kata Kunci : FSHR, Single Nucleotide Polymorphism, sapi Pesisir, Sekuensing, Exon , Mutasi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Prof. Dr. Ir. Yurnalis, M.Sc
Subjects: Q Science > QL Zoology
Divisions: Fakultas Peternakan
Depositing User: S1 peternakan peternakan
Date Deposited: 18 Feb 2021 05:00
Last Modified: 18 Feb 2021 05:00
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/72327

Actions (login required)

View Item View Item