Studi Efektivitas Antimikroba Seng Oksida (ZnO) Nanorods dari Biosintesis Berdasarkan Variasi Konsentrasi Polyethylene Glycol (PEG-6000)

Rivaldo, Fauzan (2021) Studi Efektivitas Antimikroba Seng Oksida (ZnO) Nanorods dari Biosintesis Berdasarkan Variasi Konsentrasi Polyethylene Glycol (PEG-6000). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (219kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab I Pendahuluan)
BAB I PENDHULUAN.pdf - Published Version

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab V Penutup)
BAB V PENUTUP.pdf - Published Version

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (369kB) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Senyawa ZnO nanorods (ZnO NRs) telah disintesis dengan metode Sol-Gel. Pada proses biosintesis ZnO NRs digunakan jamur Aspergillus niger sebagai template pertumbuhan inti kristal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan pembentukan ZnO berpola nanorods dengan menggunakan senyawa Polietilen Glikol (PEG) pada kondisi pH 13,0. Produk ZnO hasil biosintesis dilakukan karakterisasi dengan menggunakan FT-IR, XRD, dan FESEM-EDX. Dari analisis FT-IR menunjukkan bahwa pada bilangan gelombang 500—550 cm-1 menunjukkan adanya interaksi Zn-O, 1600—1650 cm-1 menunjukkan adanya interaksi N-H yang berasal dari gugus amina pada protein yang merupakan senyawa bioaktif dari jamur Aspergillus niger dan HMT (hexamethylenetetramine). Analisis XRD terdapat intensitas tertinggi pada 2θ = 31,76 ; 34,43 ; 36,22 menunjukkan ZnO memiliki struktur wurtzite dengan unit sel heksagonal sesuai dengan standar ICSD-65122. Berdasarkan hasil analisis dari XRD, diperoleh ZnO berpola nanorods pada PEG dengan komposisi 5% dengan ukuran kristal 26,85 nm menurut hasil perhitungan menggunakan persamaan Debye Scherer. Berdasarkan analisis FESEM, ukuran partikel yang didapatkan sebesar 35,31 nm. Ukuran partikel yang kecil memiliki kinerja yang lebih besar sebagai zat antimikroba pada bakteri Escherichia coli (10,5 mm) dan jamur Aspergillus niger (19 mm).

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Prof. Dr. Yetria Rilda, MS
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia
Depositing User: s1 kimia kimia
Date Deposited: 16 Feb 2021 07:44
Last Modified: 16 Feb 2021 07:44
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/71913

Actions (login required)

View Item View Item