HUBUNGAN KADAR VITAMIN D DENGAN RESISTENSI INSULIN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS YANG MENGALAMI OBESITAS

Kelvin, Florentino Kaisar (2021) HUBUNGAN KADAR VITAMIN D DENGAN RESISTENSI INSULIN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS YANG MENGALAMI OBESITAS. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan abstrak)
abstrak.pdf - Published Version

Download (107kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (192kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 7 Penutup)
BAB 7 Penutup.pdf - Published Version

Download (33kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (335kB) | Preview
[img] Text (Skripsi fulltext)
Skripsi fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Defisiensi vitamin D merupakan salah satu faktor risiko penyakit metabolik yang berkaitan dengan resistensi insulin. Indeks HOMA-IR adalah biomarker yang kuat untuk memerkirakan resistensi insulin. Kadar vitamin D yang rendah dan indeks HOMA-IR yang tinggi sering ditemukan pada penyandang obes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kadar vitamin D dengan resistensi insulin pada mahasiswa yang mengalami obesitas. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional yang dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Laboratorium Sentral RSUP Dr. M. Djamil Padang dari bulan Desember 2019 sampai Februari 2021. Subjek penelitian ini adalah 30 mahasiswa penyandang obes di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, yang terdiri dari 16 orang laki￾laki dan 14 orang perempuan. Kadar vitamin D diukur menggunakan immunoassay otomatis dan indeks HOMA-IR didapatkan dari kadar insulin dan glukosa puasa berdasarkan persamaan matematis HOMA-IR. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearman dengan hasil uji bermakna apabila p<0,05. Hasil penelitian didapatkan rerata usia subjek 19,6±0,86 tahun dan rerata IMT 32,5±4,13 kg/m2. Rerata kadar vitamin D subjek 13,9±4,1 ng/mL dan rerata indeks HOMA-IR subjek 3,2±2,2. Semua subjek mengalami defisiensi vitamin D (100%). Analisis bivariat didapatkan korelasi negatif sangat lemah dan tidak bermakna antara kadar vitamin D dan indeks HOMA-IR (r= -0.038, p= 0.843). Simpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara kadar vitamin D dengan resistensi insulin pada mahasiswa yang mengalami obesitas

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Vitamin D, Resistensi insulin, Orang obes
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Depositing User: S1 Pendidikan Kedokteran
Date Deposited: 10 Feb 2021 06:52
Last Modified: 10 Feb 2021 06:52
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/71001

Actions (login required)

View Item View Item