APLIKASI BIOCHAR BAMBU DAN PUPUK SP-36 DALAM MEMPERBAIKI SIFAT KIMIA ULTISOL DAN MENINGKATKAN PRODUKSI JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata L.)

Fachri, Maulana Pakpahan (2020) APLIKASI BIOCHAR BAMBU DAN PUPUK SP-36 DALAM MEMPERBAIKI SIFAT KIMIA ULTISOL DAN MENINGKATKAN PRODUKSI JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata L.). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (cover dan abstrak)
cover abstrak.pdf - Published Version

Download (195kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I PENDAHULUAN .pdf - Published Version

Download (190kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V)
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (137kB) | Preview
[img] Text (SKRIPSI FULL TEXT)
skripsi fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Ultisol merupakan tanah dengan horizon Argilik yang bersifat masam dengan kejenuhan basa (KB) yang rendah dan memiliki kejenuhan Al yang tinggi. Biochar atau arang hayati yang merupakan materi padat yang terbentuk dari karbonisasi biomasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara biochar bambu dan pupuk SP-36 dalam memperbaiki sifat kimia Ultisol untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi jagung manis (Zea mays saccharate L.). Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang dengan mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial 5 x 3 dengan 2 kali ulangan. Faktor I adalah takaran biochar bambu, B0 = biochar bambu 0 t ha-1 , B1 = biochar bambu 5 t ha-1 , B2 = biochar bambu 10 t ha-1 , B3 = biochar bambu 15 t ha-1 , B4 = biochar bambu dengan takaran 20 t ha-1 . Faktor II adalah takaran SP-36, P0 = tanpa pupuk SP-36, P 0,5 = pupuk SP-36 0,5 rekomendasi (R), P1 = pupuk SP-36 1 R. Hasil penelitian menunjukan pemberian biochar bambu dan SP-36 berinteraksi dalam memperbaiki sifat kimia Ultisol dan meningkatkan kadar hara N, P dan K tanaman. Sifat kimia yang terbaik ditemukan pada pemberian biochar bambu 20 t ha-1 dengan pupuk SP-36 1 R diperoleh nilai tertinggi untuk pH, KTK, Ca-dd, Mg-dd, K-dd tanah, kadar hara N, P, K dan tinggi tanaman, sedangkan untuk P-tersedia nilai tertinggi juga 20 t ha-1 biochar bambu dengan 0,5 R pupuk SP-36. Pemberian biochar bambu pada takaran 20 ton ha-1 dapat meningkatkan produksi jagung manis (Zea mays saccharata L.) masing – masing sebesar 1,54 % C; 0,16 % N; 1,3 kg tongkol berbiji dibandingkan dengan tanpa biochar, sedangkan pemberian pupuk SP-36 pada takaran 1 R masing – masing 0,8 % C; 0,06 % N; 0,3 kg berat tongkol berbiji dibandingkan dengan tanpa pupuk SP36.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Prof.Dr.Ir.Herviyanti,MS
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Depositing User: S1 Agroteknologi Agroteknologi
Date Deposited: 10 Feb 2021 06:08
Last Modified: 10 Feb 2021 06:08
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/70988

Actions (login required)

View Item View Item