KOMUNIKASI ANTAR KELOMPOK DALAM DUDUAK MAANTAAN ASOKUNTUK PENYELENGGARAAN TRADISI PERKAWINAN DI PARIAMAN

Desmira, Liza (2020) KOMUNIKASI ANTAR KELOMPOK DALAM DUDUAK MAANTAAN ASOKUNTUK PENYELENGGARAAN TRADISI PERKAWINAN DI PARIAMAN. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
1. COVER n abstrak.pdf - Published Version

Download (364kB)
[img] Text (BAB 1)
2. BAB 1.pdf - Published Version

Download (453kB)
[img] Text (BAB AKHIR)
3. BAB AKHIR.pdf - Published Version

Download (326kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10. DAFTAR PUSTAKA Desmira.pdf - Published Version

Download (401kB)
[img] Text (SKRIPSI)
SKRIPSI FULL DESMIRA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Duduak maantaan asok adalah proses awal silaturahmi antara dua pihak keluarga, pihak laki-laki dan pihak perempuan untuk berunding masalah hetongan seperti uang japuik, menyangkut kelanjutan hubungan dua keluarga yang akan diikat melalui perkawinan dan diselenggarakan dengan adat bajapuik di Pariaman. Pembahasan hetongan dalam musyawarah ini mencakup hal-hal pokok maupun segala persyaratan yang menjadi kewajiban terutama bagi pihak perempuan. Rundingan maantaan asok dilakukan untuk mencapai kesepakatan kedua pihak sebagai bentuk kerja sama keduanya dalam menetapkan hetongan untuk menyelenggarakan perkawinan adat yang menjemput laki-laki di Pariaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana proses komunikasi antar kelompok dalam merundingkan hetongan oleh kedua pihak sehingga menimbulkan negosiasi untuk mencapai kesepakatan. Dengan begitu, dari kesepakatan ini didapatkan kepastian hetongan seperti besaran nilai jemputan si laki-laki dan proses yang akan dilakukan oleh keduanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan menggunakan teori penurunan kepastian untuk melihat bagaimana hasil rundingan kedua pihak untuk menyelenggarakan perkawinan adaik bajapuik di Pariaman ini. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, proses komunikasi antar kelompok kedua pihak sebelum melakukan duduak maantaan asok ini sepihak keluarga melakukan rundingan keluarga yang disebut babaua ketek untuk mempersiapkan hetongan sebagai modal rundingan kedua pihak. Kemudian pihak perempuan membawa hetongan untuk dipertimbangkan ke pihak laki-laki dan melakukan negosiasi. Hasil rundingan dari komunikasi antar kelompok ini adalah kesepakatan kedua pihak, sehingga menjadi kepastian untuk menyelenggarakan perkawinan sesuai persyaratan yang telah ditetapkan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr.EMERALDY CHATRA, M.I.Kom
Uncontrolled Keywords: Adaik bajapuik, Komunikasi antar kelompok, Hetongan, Teori penurunan kepastian, Kesepakatan dan Kepastian
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HS Societies secret benevolent etc
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: s1 ilmu komunikasi
Date Deposited: 02 Dec 2020 08:04
Last Modified: 02 Dec 2020 08:04
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/66267

Actions (login required)

View Item View Item