UJI KONSENTRASI NANOEMULSI SERAI WANGI (Cymbopogon nardus L.) UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR PATOGEN TULAR BENIH PADA CABAI (Capsicum annum L.)

Tessa, Putri Kurnia Akbar (2020) UJI KONSENTRASI NANOEMULSI SERAI WANGI (Cymbopogon nardus L.) UNTUK MENGENDALIKAN JAMUR PATOGEN TULAR BENIH PADA CABAI (Capsicum annum L.). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (156kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (241kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V PENUTUP)
BAB V PENUTUP.pdf - Published Version

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (199kB) | Preview
[img] Text (SKRIPSI FULL TEXT)
Skripsi full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Patogen tular benih merupakan salah satu faktor penghambat peningkatan produksi cabai. Penggunaan nanoemulsi serai wangi dapat menekan pertumbuhan jamur patogen tular benih pada cabai. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi nanoemulsi serai wangi yang efektif dalam mengendalikan jamur patogen tular benih dan untuk pertumbuhan bibit cabai. Penelitian terdiri atas: 1.Uji blotter yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan dan 16 ulangan. 2. Uji daya kecambah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan dan 8 ulangan. 3. Uji lapang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan dan 8 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu kontrol, fungisida (propineb), nanoemulsi serai wangi konsentrasi 0,40%, 0,45%, 0,50%, 0,55%, 0,60%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam dengan uji lanjut Least Significance Different (LSD) pada taraf 5%. Parameter yang diamati adalah persentase benih cabai yang terserang jamur, identifikasi jamur patogen tular benih, persentase benih cabai yang terserang masing-masing jamur, persentase daya kecambah normal, persentase bibit muncul lapang, persentase bibit terserang jamur, persentase bibit mati, tinggi bibit, berat basah dan berat kering bibit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanoemulsi konsentrasi 0,45% paling efektif mengendalikan jamur patogen tular benih dan untuk pertumbuhan bibit cabai dengan efektivitas rata-rata 120,39%. Kata kunci: Cabai, patogen tular benih, nanoemulsi serai wangi

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Ir. Martinius, MS
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroekoteknologi
Depositing User: S1 Agroteknologi Agroteknologi
Date Deposited: 02 Dec 2020 04:27
Last Modified: 02 Dec 2020 04:27
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/65945

Actions (login required)

View Item View Item