Text (Cover dan Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (334kB) | Preview
Text (Pendahuluan)
BAB I.pdf - Published Version

Download (429kB) | Preview
Text (Kesimpulan)
BAB 6.pdf - Published Version

Download (404kB) | Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (515kB) | Preview
[img] Text (Tesis Full Text)
Thesis Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy


TRANSITIVITY ANALYSIS IN DETECTING FRAUDULENT LANGUAGE IN EMAIL SCAMS: FORENSIC LINGUISTIC RESEARCH Yudia Rifki (Supervisor: Dr. Sawirman, M. Hum; Co-supervisor: Dr. Fajri Usman, M. Hum) ABSTRACT The analysis of transitivity to detect the fraudulent language in five random email scams is discussed in this research. The research purposes are (1) to identify the process types of transitivity systems in clauses used in email scams, and (2) to explain how the fraudulent language in email scams identified by using the transitivity system. This research is conducted descriptively. Documentation recording method is applied in collecting the data. The theory of Systemic Functional Linguistics by Halliday, particularly the transitivity system is used to analyze the data. The result of the data analysis is presented in the form of the table of process types and the form of data interpretation. The result of the data analysis showed that the email scams were constructed using five types of processes. They were material process, relational process, mental process, existential process, and verbal process. The dominant process used by the scammers to defraud the email recipients was material process. About 23 clauses found using material process to construe the fraudulent language by the scammers in the data by realizing the misleading statements. The misleading statements used to deceive the email recipients through the material process. The researcher found that the material process was used to convince the email recipients by creating the false representation of important and powerful figures that were able to influence the reader to believe the messages. In the end, the email recipients were conditioned to believe the reason they are the chosen or the beneficiary one and urge them to communicate directly to the senders. The research also found that most of the scammers conveyed the fraudulent language by enhancing and focusing on the purpose of the messages using the circumstance of Cause and by giving information regarding the location or place where the processes were being held. Keywords: email scam, forensic linguistics, fraudulent language, process type, transitivity ANALISIS TRANSITIVITAS DALAM MENDETEKSI BAHASA PENIMUAN DALAM EMAIL: PENELITIAN LINGUISTIK FORENSIK Yudia Rifki (Pembimbing I: Dr. Sawirman, M. Hum; Pembimbing II: Dr. Fajri Usman, M. Hum) ABSTRAK Analisis transitivitas dibahas dalam penelitian ini untuk mendeteksi bahasa penipuan dalam lima surel palsu. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengidentifikasi jenis proses dalam sistem transitivitas pada klausa yang digunakan dalam surel penipuan, dan (2) untuk menjelaskan bagaimana bahasa penipuan dalam surel tersebut diidentifikasi dengan menggunakan sistem transitivitas. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif. Metode pencatatan dokumentasi diterapkan dalam mengumpulkan data. Dalam menganalisis data, teori Halliday tentang Systemic Functional Linguistics, khususnya sistem transitivitas digunakan. Hasil analisis data disajikan dalam bentuk tabel jenis proses dan dalam bentuk interpretasi data. Hasil analisis data menunjukkan bahwa surel-surel penipuan tersebut menggunakan lima jenis proses yaitu; proses material, proses relasional, proses mental, proses verbal, dan proses eksistensial. Proses yang paling dominan digunakan oleh penipu untuk menipu penerima surel adalah proses material. Terdapat 23 klausa yang menggunakan proses material untuk menafsirkan bahasa penipuan dalam data. Bahasa penipuan digunakan untuk menciptakan pernyataan yang menyesatkan. Pernyataan menyesatkan (misleading statement) yang digunakan untuk menipu penerima surel melalui proses material adalah (1) untuk menggambarkan apa yang dilakukan, dimiliki, dan mampu dilakukan si pengirim surel; (2) untuk menunjukkan bagaimana akun surel dipilih (3) untuk membuat penerima surel percaya bahwa mereka adalah yang beruntung; (4) untuk meyakinkan penerima surat untuk secara langsung berkomunikasi dengan pengirim. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa proses mental digunakan dalam 9 klausa untuk menipu pengguna internet dalam perspektif psikologis. Peneliti menemukan bahwa proses mental dianggap efektif untuk membuat persepsi pembaca salah. Bahasa penipuan yang ditafsirkan menggunakan proses relasional menunjukkan bagaimana para penipu memperkenalkan tokoh-tokoh penting untuk membuat representasi palsu dari tokoh-tokoh tersebut. Penelitian ini juga menemukan bahwa sebagian besar penipu menyampaikan bahasa penipuan dengan meningkatkan fokus pada tujuan pesan menggunakan sirkumstan Cause dan sirkumtan Location untuk memberikan informasi mengenai lokasi atau tempat di mana proses itu dilakukan. Kata kunci: bahasa penipuan, jenis proses, linguistik forensic, surel palsu, transitivitas

Item Type: Thesis (Masters)
Primary Supervisor: Dr. Sawirman, M. Hum
Uncontrolled Keywords: email fraud, forensic linguistics, fraudulent language, process type ,transitivity
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Pascasarjana (Tesis)
Depositing User: s2 ilmu linguistik
Date Deposited: 24 Nov 2020 02:24
Last Modified: 24 Nov 2020 02:24

Actions (login required)

View Item View Item