Penentuan LC50 dari Ekstrak Kulit Buah Jengkol (Pithecellobium jiringa) sebagai Pestisida Alami untuk Mengendalikan Hama Walang Sangit (Leptocorisa oratorius)

Elsa, Fitria Agustin (2020) Penentuan LC50 dari Ekstrak Kulit Buah Jengkol (Pithecellobium jiringa) sebagai Pestisida Alami untuk Mengendalikan Hama Walang Sangit (Leptocorisa oratorius). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (85kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 1. Pendahuluan)
BAB 1. Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB 5. Penutup)
BAB 5. Penutup.pdf - Published Version

Download (32kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (188kB) | Preview
[img] Text (Skripsi fulltext)
Skripsi fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Kulit buah jengkol (Pithecellobium jiringa) merupakan limbah organik yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal dan banyak ditemui di pasar-pasar tradisional. Selain tidak memberikan nilai ekonomis juga merusak estetik lingkungan dan memiliki bau yang tidak enak. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan senyawa metabolit sekunder, total fenolik dan nilai LC50 dari ekstrak kulit buah jengkol yang dapat membunuh hama walang sangit (Leptocorisa oratorius). Penelitian ini menggunakan metode Follin-Ciocalteau untuk menentukan kandungan total fenolik dan metode semprot untuk uji LC50 terhadap hama walang sangit. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak kulit buah jengkol (Pithecellobium jiringa) mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid, fenolik, saponin dan alkaloid yang dapat membunuh hama walang sangit (Leptocorisa oratorius) dengan nilai total fenolik ekstrak kulit buah jengkol diperoleh sebesar 0,65 mg GAE/g DW. Hasil pengamatan pada uji LC50 selama waktu 12 dan 24 jam terhadap hama walang sangit yang efektif diperoleh pada konsentrasi 24,4174 g/L dan 17,3101 g/L dengan persentase kematian hama 53 %. Ekstrak kulit buah jengkol (Pithecellobium jiringa) pada konsentrasi 35 g/L menunjukkan persentase kematian hama walang sangit tertinggi sebesar 87 % pada waktu 24 jam. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan ekstrak kulit buah jengkol ini dapat dijadikan sebagai pestisida alami dalam mengendalikan hama walang sangit (Leptocorisa oratorius). Kata Kunci: Kulit buah jengkol, LC50, pestisida alami, total fenolik, walang sangit

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Prof. Dr. Refilda
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia
Depositing User: s1 kimia kimia
Date Deposited: 03 Sep 2020 03:32
Last Modified: 03 Sep 2020 03:32
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/60893

Actions (login required)

View Item View Item